Ketua KPK: Kartu Prakerja Belum Timbulkan Kerugian Negara

Kamis, 25 Juni 2020 - 13:28 WIB
"Saya bilang kartu prakerja anggaran Rp5,6 triliun sasaran 5 juta orang, sudah bergulir tahap satu, tahap dua, tahap tiga, kurang lebih jumlah 682 ribu sasaran," ujar mantan Kapolda Sumatera Selatan ini. (Baca juga: Ini Tujuh Rekomendasi KPK soal Kartu Prakerja )

Kemudian, KPK melakukan kajian. Selanjutnya, KPK rapat dengan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan unit kerja yang menangani Kartu Prakerja.

"Hasil rapat kami lakukan penelitian kajian selanjutnya hasil kajian kami lengkapi dengan rekomendasi, kami sampaikan dengan pemerintah dalam hal ini Menko Ekonomi dan dihadiri pihak terkait," ungkapnya.

KPK memberikan saran agar dilakukan perubahan mekanisme dan perbaikan regulasi terkait program kartu prakerja.

"Alhamdulil lah pemerintah beliau-beliau dengarkan kata dan suara KPK, sehingga Kartu Prakerja sempat ditunda pelaksanaannya sampai hari ini. Apa yang kami lakukan dalam rangka melakukan pencegahan korupsi, akan lebih baik kita menyelamatkan uang negara daripada kita menangkap seseorang tapi uangnya sudah hilang lebih dahulu," tuturnya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!