Politikus PDIP Minta Luhut Tak Mudah Baper ke DPR

Jum'at, 10 Juni 2022 - 17:47 WIB
"Jadi tidak boleh hanya menyalahkan pengunjung, manajemen juga harus berbenah," kata katanya.

Menurut Deddy, yang menjadi persoalan adalah rencana menaikkan tiket naik ke Candi Borobudur menggunakan dalih konservasi. "Kalau masalahnya adalah konservasi, maka yang harus dibatasi adalah jumlah pengunjungnya dan pengawasan terhadap pengunjung yang naik ke candi, bukan dengan menaikkan tiket, sehingga terkesan hanya orang kaya yang boleh naik," ujarnya.

Baca juga: Luhut ke Anggota DPR: Jangan Cari Popularitas dengan Nyerang Saya

Deddy tidak keberatan bila jumlah orang yang boleh naik ke Candi Borobudur dibatasi. Namun bukan dengan dasar kemampuan keuangan pengunjung. Seharusnya yang dilakukan adalah mengurangi volume orang, menurunkan jumlah titik atau spot yang boleh diakses wisatawan, mengurangi frekuensi orang boleh naik ke Candi.

"Jadi bukan menaikkan harga tiket secara tidak wajar. Kalau mau ditutup pun silakan kalau itu untuk kepentingan Candi Borobudur sebagai situs warisan untuk dunia. Atau hanya boleh digunakan untuk upacara keagamaan secara terbatas juga tidak masalah, kalau kondisinya memang sudah sangat mengkhawatirkan," kata Deddy.

"Tolong jangan diskriminasi pengunjung yang boleh naik berdasarkan kemampuan membeli tiket yang mahal, itu tidak masuk akal," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!