Kisah Idjon Djanbi, Bule yang Jadi Komandan Pertama Kopassus

Senin, 06 Juni 2022 - 16:05 WIB
Kisah Idjon Djanbi dalam sejarah pendirian Komando Pasukan Khusus (Kopassus) tak lagi diragukan. Foto DOK SINDOnews
JAKARTA - Kisah Idjon Djanbi dalam sejarah pendirian Komando Pasukan Khusus ( Kopassus ) tak lagi diragukan. Keberanian dan ketegasannya dalam pertempuran, membuat namanya terus dikenang meski bukan Warga Negara Indonesia (WNI).

Pemilik nama lengkap Rokus Bernardus Visser merupakan warga negara Belanda dan bekas Korp Speciale Troepen (KST). Pasca terjadinya agresi militer Belanda , Visser memilih untuk keluar dari militer dan beralih menjadi petani bunga di Lembang, Jawa Barat. Disini dia menjadi mualaf dan mengubah namanya menjadi Mochammad Idjon Djanbi.



Dilansir dari buku kopassus Inside Indonesia's special forces, Kisah Idjon Djanbi dalam mendirikan Kopassus dimulai dari A.E kawilarang yang ingin membentuk pasukan khusus saat melawan pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS) pada 16 April 1952. Baca juga : Danjen Kopassus Mayjen TNI Teguh Raih Brevet Anti-Teror dari Sat-81 Kopassus

Ketika menikmati hidup damainya di Lembang, pria kelahiran 13 Mei 1914 sempat ditemui oleh Letda Aloysius Soegijanto untuk membahas pembentukan pasukan komando. Karena memiliki banyak keahlian bertempur, mulai dari keahlian menggunakan senjata hingga pertarungan tangan kosong, dia dipilih menjadi pelatih sipil di CIC II. Namun dia meminta agar pangkatnya harus lebih tinggi dari calon siswanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!