Pemerintah Diminta Tak Bebankan Biaya Rapid Test ke Santri

Selasa, 23 Juni 2020 - 14:34 WIB
"Itulah pentingnya pemerintah harus punya peran lebih. Sebaiknya jangan dibebankan (biaya rapid test) ke santri," ujar Ubaid saat dihubungi SINDOnews, Selasa (23/6/2020). (Baca juga: Rapid Test Berbayar, Ombudsman Curiga Ada Upaya Cari Keuntungan Pribadi)

Ubaid menganggap, selama pandemi virus Corona berlangsung, beban hidup masyarakat semakin berat. Ini beban tersebut semakin bertambah karena para santri harus membayar biaya rapid test sebagai syarat mereka kembali ke pesantren. Untuk itu, pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama harus memberikan solusi yang bijaksana.

"Di sekolah-sekolah saja sudah banyak siswa yang tidak mampu bayar SPP. mahasiswa juga teriak-teriak UKT. Ini mau ditambah beban lain (bayat rapid test)," tandasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!