Kemendagri Berharap Kinerja ASN Bisa Terus Meningkat lewat Berakhlak ESQ

Senin, 23 Mei 2022 - 08:07 WIB
"Seperti yang dikatakan oleh Mark Turner dan David Hulme bahwa negara yang mengalami pertumbuhan yang pesat dan sustainable seperti Korea Selatan, Taiwan, Singapura, Thailand dan Malaysia memiliki organisasi sektor public yang efektif," jelasnya.

"Untuk itu, kita juga harus mentransformasi organisasi pemerintahnya menjadi organisasi yang berorientasi pelayanan," tambahnya.

Gubernur Sumbar Mahyeldi mengungkapkan, Berakhlak menyangkut nilai-nilai seperti berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif, yang merupakan akronim dari Berakhlak.

"Berakhlak ini sudah memiliki makna yaitu hubungan antara makhluk dengan kholiq atau penciptanya. Jadi dalam suksesnya ASN menjalankan tugasnya sesuai dengan branding yang dihadirkan Kemen PANRB bahwa BerAKHLAK itu menyangkut nilai-nilai tersebut," ucap Mahyeldi.

Pria yang akrab disapa Buya Mahyeldi ini melanjutkan, hal itu akan terjadi dan terbentuk ketika hubungan manusia di dalam kerja baik dengan sang kholiq atau dengan Allah SWT.

"Kalau kita melihat dalam kurikulum berbangsa dan bernegara, sangat jelas sekali di dalam dokumen-dokumen kehidupan berbangsa dan bernegara bahwa di dalam Undang-Undang Dasar kita mengatakan, bahwasannya kemerdekaan ini lahir atas berkat, rahmat, dan karunia Allah Tuhan yang Maha Kuasa. Di dalam pembukaan Undang Undang Dasar itu berbunyi bahwa kemerdekaan yang kita raih ini atas berkat, rahmat Allah serta pertolongan darinya," ujarnya.

Ia berharap, launching core values ini tidak hanya sampai di sini. Mahyeldi menginginkan nilai-nilai ini dapat diinternalisasikan di tingkat Kabupaten/Kota, OPD masing-masing. Sehingga apa yang dicita-citakan bisa terlaksana.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!