Hari Bidan Sedunia, Puan: Terima Kasih Atas Dedikasinya untuk Kehidupan Berkelanjutan

Kamis, 05 Mei 2022 - 14:23 WIB
Berdasarkan Survei Penduduk Antar Sensus (Supas) 2015, dua perempuan di Indonesia meninggal setiap jam akibat komplikasi selama kehamilan, melahirkan, dan nifas.

Angka kematian ibu yang masih tertinggi di Asia Tenggara itu berdampak pada kesejahteraan, kesehatan, dan kualitas hidup perempuan, keluarga, dan bangsa. Oleh karenanya, lanjut Puan, bidan memiliki peran penting dalam mengatasi persoalan ini.

"Untuk itu, kita semuanya sudah sepatutnya memberikan dukungan yang dibutuhkan untuk meningkatkan profesionalisne dab kompetensi bagi para bidan,” ucap Puan.

Ketua DPP PDIP ini menilai profesi bidan harus dididik dan dilatih dengan baik, dan diregulasi dengan layak. Menurut Puan, profesi bidan butuh lingkungan untuk bekerja secara efektif, termasuk bekerja sebagai bagian dari tim yang suportif, serta dengan sumber daya yang layak. Baca juga: Megawati-Puan Silaturahmi Lebaran dengan Presiden Jokowi lewat Video Call

"Karena itu, penting bahwa investasi untuk bidan harus fokus tidak hanya pada jumlah, tapi juga pada pendidikan, pelatihan yang berkelanjutan, regulasi, juga lingkungan kerja,” tegas mantan Menko PMK ini.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!