Survei Ketahanan Keluarga saat Pandemi COVID-19: Jabar Tertinggi Diikuti Banten dan DKI
Sabtu, 20 Juni 2020 - 10:02 WIB
Menurutnya, secara umum masing-masing daerah memiliki kekuatan dan kelemahan dalam askpek ketahahan keluarga. Jawa Barat unggul dalam aspek ketahanan psikologis dan ketahanan agama, namun lemah dalam aspek ketahanan sosial. Banten kuat dalam aspek ketahanan fisik dan ekonomi, namun lemah dalam aspek ketahanan agama.
"Sedangkan daerah DKI Jakarta kuat dalam aspek ketahanan sosial, namun lemah dalam aspek ketahanan fisik dan psikologis," jelas Iqbal.
Dia melanjutkan rekomendasi peneliti kepada Pemprov DKI Jakarta agar lebih memperhatikan pada program bantuan ekonomi, kesehatan fisik, kesejahteran psikologis warganya, serta akses layanan dan program kesehatan mental harus diperkuat. Sedangkan untuk Pemprov Banten fokus kepada program yang mampu meningkatkan ketahanan agama warganya dan Pemprov Jawa Barat fokus kepada kegiatan yang meningkatkan aspek ketahanan sosial bagi warganya.
Survei ini dilakukan secara online saat PSBB berlangsung, mengambil populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat dari wilayah Provinsi Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah non-probability sampling (convenient sampling) dengan total sampel sebesar 714 (n). Teknik Analisa data yang digunakan yaitu statistika deskriptif dan uji beda mean (F-Test). (Baca juga: Gugus Tugas Sebut Covid-19 di Tanah Air Semakin Terkendali)
Instrumen penelitian ini menggunakan 25 item skala ketahanan keluarga yang disusun penulis tahun 2019. Adapun dimensi ketahanan keluarga ini terdiri dari ketahanan fisik, psikis, ekonomi, sosial dan agama.
"Sedangkan daerah DKI Jakarta kuat dalam aspek ketahanan sosial, namun lemah dalam aspek ketahanan fisik dan psikologis," jelas Iqbal.
Dia melanjutkan rekomendasi peneliti kepada Pemprov DKI Jakarta agar lebih memperhatikan pada program bantuan ekonomi, kesehatan fisik, kesejahteran psikologis warganya, serta akses layanan dan program kesehatan mental harus diperkuat. Sedangkan untuk Pemprov Banten fokus kepada program yang mampu meningkatkan ketahanan agama warganya dan Pemprov Jawa Barat fokus kepada kegiatan yang meningkatkan aspek ketahanan sosial bagi warganya.
Survei ini dilakukan secara online saat PSBB berlangsung, mengambil populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat dari wilayah Provinsi Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah non-probability sampling (convenient sampling) dengan total sampel sebesar 714 (n). Teknik Analisa data yang digunakan yaitu statistika deskriptif dan uji beda mean (F-Test). (Baca juga: Gugus Tugas Sebut Covid-19 di Tanah Air Semakin Terkendali)
Instrumen penelitian ini menggunakan 25 item skala ketahanan keluarga yang disusun penulis tahun 2019. Adapun dimensi ketahanan keluarga ini terdiri dari ketahanan fisik, psikis, ekonomi, sosial dan agama.
(kri)
Lihat Juga :