Kelompok Pro Kontra Pemekaran Makin Mencuat, Senator Filep Apresiasi Langkah MRP

Jum'at, 29 April 2022 - 11:01 WIB
Senator Papua Barat Filep Wamafma mengatakan pertemuan Majelis Rakyat Papua (MRP) dan Presiden Jokowi harus diapresiasi sebagai langkah positif. Foto/dpd.go.id
JAKARTA - Silang pendapat pemekaran Papua semakin menjadi. Terakhir, Majelis Rakyat Papua (MRP ) menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) membawa aspirasi untuk menunda diadakannya pemekaran.

MRP meminta pemerintah menunggu adanya keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pengajukan permohonan uji materi UU Nomor 2 Tahun 2021. Sebagaimana diketahui, DPR RI telah mengesahkan rencana pembentukan tiga provinsi di Papua yakni Pegunungan Tengah, Papua Tengah, dan Papua Selatan. Baca juga: Cari Solusi, Polda Papua Hadirkan Tokoh Pro dan Kontra DOB di FGD



Aspirasi yang dibawa oleh MRP ini pun mendapat tanggapan dari berbagai pihak. Salah satunya Senator Papua Barat Filep Wamafma.

Menurutnya, pertemuan MRP dan Presiden Jokowi harus diapresiasi sebagai langkah positif. “MRP datang ke hadapan Presiden dan menyampaikan aspirasi masyarakat tentang penolakan pemekaran. Sah-sah saja dan seharusnya diapresiasi secara positif bahwa aspirasi itu bisa sampai ke Presiden,” ujar Filep dalam keterangannya, Jumkat (29/4/2022).

Doktor luluhan Unhas inipun menanggapi adanya sentilan dari beberapa pihak yang menyatakan bahwa apa yang dilakukan MRP bukan merupakan bagian dari tupoksinya.

“Salah satu tugas MRP sesuai amanat Pasal 20 UU Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otsus adalah memperhatikan dan menyalurkan aspirasi, pengaduan masyarakat adat, umat beragama, kaum perempuan, dan masyarakat pada umumnya yang menyangkut hak-hak Orang Asli Papua, serta memfasilitasi tindak lanjut penyelesaiannya."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!