Partai Perindo Dukung Kejagung Menjerat Semua Pihak yang Terlibat Kasus Minyak Goreng
Rabu, 20 April 2022 - 07:26 WIB
Ketua DPP Bidang Hukum dan HAM Partai Perindo Tama S. Langkun meminta Kejagung tak takut menjerat semua pihak yang terllihat korupsi minyak goreng. Foto/dok.SINDOnews
JAKARTA - Penetapan tersangka oleh Kejaksaan Agung ( Kejagung ) dalam kasus korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil atau CPO, mengonfirmasi keberadaan mafia minyak goreng. Beberapa waktu belakangan, kelangkaan minyak goreng menjadi permasalahan yang serius yang dihadapi masyarakat Indonesia.
Merespons hal ini, Ketua DPP Bidang Hukum dan HAM Partai Perindo Tama S Langkun menyatakan Partai Perindo yang menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, siap mendukung kerja keras Kejagung untuk menuntaskan perkara ini, sekaligus mengungkap mafia minyak goreng yang merugikan masyarakat. Penanganan kasus korupsi ini juga bisa dipandang sebagai langkah negara untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng, yang melambung tinggi akibat korupsi.
“Untuk itu, ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian dalam mengungkap kasus ini,” kata Tama dalam pernyataan tertulis, Rabu (20/2/2022).
Baca juga:
Pertama, kata Tama, jangan ragu untuk menjerat semua pihak yang terlibat dan bertanggung jawab atas terjadinya korupsi. Istilah “korupsi nggak mungkin dilakukan sendirian”, bisa jadi awal untuk mendalami kasus ini. Logika pengungkapan perkara korupsi yang perlu diperhatikan adalah, apa benar pejabat setingkat dirjen di kementerian berserta 3 orang dari perusahaan yang bertanggung jawab atas korupsi yang mengakibatkan kelangkaan minyak goreng?
“Dengan komitmen dan keseriusan Kejaksaan Agung dalam mengumpulkan bukti-bukti, kami percaya Mafia Minyak Goreng bisa benar-benar terungkap,” ujar Tama yang juga Jubir Nasional Partai Perindo ini.
Merespons hal ini, Ketua DPP Bidang Hukum dan HAM Partai Perindo Tama S Langkun menyatakan Partai Perindo yang menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, siap mendukung kerja keras Kejagung untuk menuntaskan perkara ini, sekaligus mengungkap mafia minyak goreng yang merugikan masyarakat. Penanganan kasus korupsi ini juga bisa dipandang sebagai langkah negara untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng, yang melambung tinggi akibat korupsi.
“Untuk itu, ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian dalam mengungkap kasus ini,” kata Tama dalam pernyataan tertulis, Rabu (20/2/2022).
Baca juga:
Pertama, kata Tama, jangan ragu untuk menjerat semua pihak yang terlibat dan bertanggung jawab atas terjadinya korupsi. Istilah “korupsi nggak mungkin dilakukan sendirian”, bisa jadi awal untuk mendalami kasus ini. Logika pengungkapan perkara korupsi yang perlu diperhatikan adalah, apa benar pejabat setingkat dirjen di kementerian berserta 3 orang dari perusahaan yang bertanggung jawab atas korupsi yang mengakibatkan kelangkaan minyak goreng?
“Dengan komitmen dan keseriusan Kejaksaan Agung dalam mengumpulkan bukti-bukti, kami percaya Mafia Minyak Goreng bisa benar-benar terungkap,” ujar Tama yang juga Jubir Nasional Partai Perindo ini.
Lihat Juga :