Kemensos Perpanjang Program Bansos Sembako hingga Desember

Kamis, 18 Juni 2020 - 07:55 WIB
"Saya menyambut baik dan senang sekali apa yang disampaikan Pak Mensos, dan kiranya Bu Dirjen data yang diverifikasi bisa diserahkan ke Pak Mensos agar teman-teman di luar Jabodetabek juga mengalami hal yang sama," ucap Ida. (Baca juga: Polres Palopo Bagikan Beras 10 Ton Bantu Warga Tak Mampu)

Salah satu penerima sembako dari Serikat Pekerja Solusi Bangun Indonesia mengungkapkan rasa terima kasih dan tenang karena telah mendapatkan bantuan sembako dari pemerintah. "Bersyukur dan tenang bahwa teman-teman kita mendapat perhatian dengan adanya dampak Covid-19 ini,” ungkap Kepala Bidang Sosial Serikat Pekerja Solusi Bangun Indonesia Aji Widodo.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan bahwa program bansos yang dikeluarkan pemerintah telah menjangkau 60% keluarga Indonesia. Program tersebut berasal dari pemerintah pusat, belum termasuk program bansos di lingkungan pemerintah daerah. (Lihat videonya: Siswa di Tegal Jalani Simulasi New Normal di Sekolah)

Dia berharap ini dapat membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. “Melalui bansos dan dukungan BLT desa, pemerintah telah memberikan perlindungan sosial kepada sekitar 60% keluarga Indonesia yang terdampak secara ekonomi-sosial sebagai akibat Covid-19,” katanya.

Dia mengatakan bahwa ada dua program bansos yang dikeluarkan pemerintah, yaitu reguler dan nonreguler. Program reguler meliputi program keluarga harapan dan bantuan pangan non-tunai. “Kemudian di samping ada program bansos reguler, selama covid ini juga ada bantuan berupa bansos nonreguler yang sumbernya dari Kementerian Sosial, dari Kementerian Desa, dan dari daerah baik kabupaten/kota maupun provinsi yang diambilkan dari program refocusing dan realokasi anggaran yang ada di APBD masing-masing,” paparnya. (Dita Angga)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!