Desak Pendekatan Papua Dievaluasi Total, PKS: Kasihan Prajurit TNI-Polri
Rabu, 30 Maret 2022 - 00:50 WIB
Untuk itu, perlu ada pendekatan baru untuk menyelesaikan persoalan yang ada di Papua secara tuntas. "Harus ada peningkatan kerja tim intelejen untuk memetakan secara presisi dinamika sosial, politik dan keamanan yang berkembang. Penanganan KKB tentu tidak sama dengan cara atasi GAM di Aceh atau teroris oleh Densus 88," kata dia.
Ia melihat ada kompleksitas persoalan yang lebih banyak di Papua dan membutuhkan kebijakan yang komprehensif dan tuntas untuk menyelesaikan seluruh persoalan.
"Kasihan prajurit TNI dan Polri di lapangan kalau tidak segera ada perbaikan kebijakan yang jelas. Pemerintah jangan setengah hati dalam otonomi khusus, kebijakan keamaman, penyelesaian kasus HAM, terkesan berjalan setengah-setengah dan tidak tuntas," lanjut Sukamta.
Ia menyebutkan persoalan Papua sudah terlalu lama dan harus ada perhatian yang lebih serius dan tuntas agar persoalan di Papua bisa segera diselesaikan.
"Skala prioritas perlu dibuat oleh pemerintah dengan mendasarkan tujuan dalam konstitusi, yaitu melindungi warga negara, memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Papua dalam hal tersebut, wajib untuk diprioritaskan," pungkas Sukamta.
Ia melihat ada kompleksitas persoalan yang lebih banyak di Papua dan membutuhkan kebijakan yang komprehensif dan tuntas untuk menyelesaikan seluruh persoalan.
"Kasihan prajurit TNI dan Polri di lapangan kalau tidak segera ada perbaikan kebijakan yang jelas. Pemerintah jangan setengah hati dalam otonomi khusus, kebijakan keamaman, penyelesaian kasus HAM, terkesan berjalan setengah-setengah dan tidak tuntas," lanjut Sukamta.
Ia menyebutkan persoalan Papua sudah terlalu lama dan harus ada perhatian yang lebih serius dan tuntas agar persoalan di Papua bisa segera diselesaikan.
"Skala prioritas perlu dibuat oleh pemerintah dengan mendasarkan tujuan dalam konstitusi, yaitu melindungi warga negara, memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Papua dalam hal tersebut, wajib untuk diprioritaskan," pungkas Sukamta.
(muh)
Lihat Juga :