Jadwal Puasa Ramadhan Muhammadiyah Mulai Sabtu, 2 April 2022
Selasa, 29 Maret 2022 - 13:53 WIB
Baca juga: Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 2 April, Ini Penjelasan Din Syamsuddin
"Pada hari itu, waktu matahari terbenam, bulan berada pada ketinggian sekitar dua derajat di atas ufuk," kata Prof Din Kajian Virtual Orbit sebagaimana dikutip dari laman Muhammadiyah, pwmu.co.
Din menerangkan, ada tiga kriteria menurut pendekatan Muhammadiyah. Pertama, ijtima sebagai pertanda bulan lama segera berakhir, pertanda akhir bulan Sya'ban. Pendapat yang ekstrem menyatakan malam itu sudah jelas malam 1 Ramadhan. Namun, pendekatan Muhammadiyah masih menambah dengan dua kriteria lainnya. Kriteria kedua, ijtima terjadi sebelum matahari terbenam.
"Hampir semua almanak kalender astronomi atau falakiah di kalangan umat Islam menyepakatinya. Di Indonesia banyak yang mengeluarkan almanak. Ormas-ormas Islam, termasuk Asosiasi Astronom Muslim Sedunia itu rata-rata perhitungannya eksak," katanya.
Kriteria ketiga, ketika matahari terbenam, sore 1 April, bulan belum terbenam. "Matahari terbenam terlebih dahulu, bulan bertengger di atas ufuk. Berapa pun derajatnya, dua, satu, bahkan setengah derajat," katanya.
"Pada hari itu, waktu matahari terbenam, bulan berada pada ketinggian sekitar dua derajat di atas ufuk," kata Prof Din Kajian Virtual Orbit sebagaimana dikutip dari laman Muhammadiyah, pwmu.co.
Din menerangkan, ada tiga kriteria menurut pendekatan Muhammadiyah. Pertama, ijtima sebagai pertanda bulan lama segera berakhir, pertanda akhir bulan Sya'ban. Pendapat yang ekstrem menyatakan malam itu sudah jelas malam 1 Ramadhan. Namun, pendekatan Muhammadiyah masih menambah dengan dua kriteria lainnya. Kriteria kedua, ijtima terjadi sebelum matahari terbenam.
"Hampir semua almanak kalender astronomi atau falakiah di kalangan umat Islam menyepakatinya. Di Indonesia banyak yang mengeluarkan almanak. Ormas-ormas Islam, termasuk Asosiasi Astronom Muslim Sedunia itu rata-rata perhitungannya eksak," katanya.
Kriteria ketiga, ketika matahari terbenam, sore 1 April, bulan belum terbenam. "Matahari terbenam terlebih dahulu, bulan bertengger di atas ufuk. Berapa pun derajatnya, dua, satu, bahkan setengah derajat," katanya.
(abd)
Lihat Juga :