Isu Reshuffle, Perindo Siap Jika Dapat Tambahan di Kabinet

Selasa, 22 Maret 2022 - 22:17 WIB
“Saya rasa biasa lah dalam politik itu segala sesuatunya muncul di publik. Justru kalau menteri tidak muncul di publik justru dipertanyakan apa yang dikerjakan para menteri itu,” ujarnya.

Apalagi, dia melanjutkan, sejumlah menteri digadang-gadang masuk ke dalam radar survei sebagai capres dan cawapres, sehingga perhatian publik pun mengarah ke dinamika jelang pilpres. “Bukan hanya para menteri tapi juga para gubernur. Saya melihat momentum perhatian publik lebih kepada itu karena kita sudah mulai masuk tahun politik,” imbuhnya.

Namun demikian, Herbud meyakini bahwa karena para menteri itu merupakan pembantu presiden, sambung Herbud, presiden paling tahu ukuran kinerjanya. Kalau ada masukan terkait dengan kinerja menteri-menterinya, presiden pun pasti tidak akan tinggal diam. Apalagi di era demokrasi, mengkritisi adalah hal yang dibolehkan.

“Kalau masyarakat tidak memberikan masukan terhadap kinerja pemerintah hari ini tentu saya kira menjadi pertanyaan bagi kita. (jadi) Sah-sah saja karena momentumnya, lembaga survei merilis nama-nama, lalu dikaitkan dengan Rabu Pon lalu dikaitkan dengan tahun politik, jadilah gendang, tari, serta orkestra,” tandas pakar Komunikasi Politik Polcomm Institute ini.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!