IKN Jadi Alasan Penundaan Pemilu, Demokrat: Mari Bersihkan Syahwat Politik

Sabtu, 19 Maret 2022 - 06:24 WIB
"Jangan bunuh demokrasi dengan isu IKN. Terlalu mahal harganya, tidak sebanding dengan kerusakan yang ditimbulkan," tegasnya.

Irwan sendiri mengakui bahwa kekuasaan memang menimbulkan keinginan akan tindakan yang lebih besar dan leluasa. Tapi, bangsa Indonesia sudah bersepakat bahwa Pemilu dilaksanakan setiap 5 tahun sekali.

Untuk itu, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat ini meminta agar para elite menghormati keputusan itu dan menahan nafsu serta syahwat politiknya. Apalagi, sebentar lagi memasuki bulan suci Ramadhan. Baca juga: Moeldoko: Pemindahan IKN Sudah Final dan Tidak Perlu Lagi Diperdebatkan

"Pesan saya untuk para elite yang coba-coba bunuh demokrasi Indonesia. Mari jadikan momentum Ramadhan yang sebentar lagi datang untuk bersihkan syahwat politik berkuasa lama. Semoga Ramadhan mampu bawa kita semua kembali fitrah. Kembali bersih dari niat-niat yang jahat," harap pria yang akrab disapa Irwan Fecho ini.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!