Mengenang Momen SBY Tegas Menolak Memperpanjang Kekuasaan
Senin, 07 Maret 2022 - 16:00 WIB
Pernyataan Jokowi tersebut dinilai banyak orang tidak menyelesaikan polemik terkait wacana penundaan Pemilu 2024. Kalimat yang disampaikan bersayap sehingga banyak pihak menduga Presiden Jokowi menghendaki adanya wacana tersebut.
Hal ini berbeda dengan sikap Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di ujung masa jabatannya pada 2014 silam. Waktu itu banyak pihak yang mendorong SBY kembali maju dengan menjadi wakil presiden. Bahkan ada pula yang menyorongkan istrinya, Ani Yudhoyono untuk meneruskan tampuk kekuasaan.
Baca juga: JK: Menunda Pemilu Melanggar Konstitusi
Dalam sebuah video wawancara yang diunggah di kanal YouTube Susilo Bambang Yudhoyono, 25 April 2014, SBY secara tegas menolak usulan tersebut. Menurutnya, ada dua motif mengapa usulan itu muncul. Pertama, karena ingin mengolok-olok dan melecehkan dirinya. Namun, motif yang kedua karena ingin SBY bisa membantu presiden selanjutnya agar pemerintahan berjalan lebih baik.
Hal ini berbeda dengan sikap Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di ujung masa jabatannya pada 2014 silam. Waktu itu banyak pihak yang mendorong SBY kembali maju dengan menjadi wakil presiden. Bahkan ada pula yang menyorongkan istrinya, Ani Yudhoyono untuk meneruskan tampuk kekuasaan.
Baca juga: JK: Menunda Pemilu Melanggar Konstitusi
Dalam sebuah video wawancara yang diunggah di kanal YouTube Susilo Bambang Yudhoyono, 25 April 2014, SBY secara tegas menolak usulan tersebut. Menurutnya, ada dua motif mengapa usulan itu muncul. Pertama, karena ingin mengolok-olok dan melecehkan dirinya. Namun, motif yang kedua karena ingin SBY bisa membantu presiden selanjutnya agar pemerintahan berjalan lebih baik.
Lihat Juga :