Pilpres dan Para 'Raumdeuter'
Selasa, 15 Februari 2022 - 15:40 WIB
Peran strategis para relawan bukan hanya dalam konteks mengoptimalkan peluang kandidat mendapatkan tiket calon presiden. Tapi juga untuk memenangkan calon presiden memenangi partai final. Bahkan hari ini, mesin relawan dianggap lebih efektif bekerja daripada mesin pemenangan politik elektoral partai. Setidaknya ada beberapa faktor yang membuat mesin relawan lebih efektif dibandingkan mesin partai. Pertama, target politik relawan adalah memenangi pilpres. Hal ini tentu berbeda dengan partai politik, yang konsentrasinya terpecah dalam pemilu serentak 2024 ini, karena juga harus memenangi pemilu legislatif ( DPR RI dan DPRD) dan pemilu kepala daerah.
Kedua, posisi tawar. Para relawan akan memiliki posisi tawar yang tinggi jika berhasil mengantarkan kandidatnya jadi presiden. Jadi kalau mereka kemudian ingin mendapatkan peran strategis, maka wajib hukumnya untuk menang. Kalau partai politik, jaring pengaman kekuasaan utamanya adalah kursi di parlemen. Semakin banyak jumlah kursinya, maka posisi tawarnya menjadi semakin tinggi. Maka partai politik pasti akan lebih konsentrasi memenangi pileg, apalagi jika calon presiden yang diusung bukan kader partainya.
Pemilu serentak akan memecah konsentrasi partai politik. Sehingga kerja-kerja relawan menjadi sangat diandalkan. Karena itu, menarik untuk kita lihat para Raumdeuter capres mana yang paling efektif bekerja dalam liga calon presiden ini, baik di babak penyisihan, perempat final, semifinal, dan Final. Musim kompetisi ini masih panjang, jadi akan banyak kejutan yang akan terjadi. Relawan akan terus bermunculan, meski nanti ada juga yang hilang, bahkan kalau di sepakbola itu ada transfer pemain, tidak menutup kemungkinan akan banyak juga relawan yang berputar haluan. Semuanya tentu menunggu timing yang pas, dan pastinya para Raumdeuter ini akan terus berlari menelusuri lapangan, melihat celah dan peluang yang tepat, untuk kemudian dikonversi menjadi gol-gol sampai akhirnya menang danmengangkat trofi juara dalam Pilpres 2024.
Kedua, posisi tawar. Para relawan akan memiliki posisi tawar yang tinggi jika berhasil mengantarkan kandidatnya jadi presiden. Jadi kalau mereka kemudian ingin mendapatkan peran strategis, maka wajib hukumnya untuk menang. Kalau partai politik, jaring pengaman kekuasaan utamanya adalah kursi di parlemen. Semakin banyak jumlah kursinya, maka posisi tawarnya menjadi semakin tinggi. Maka partai politik pasti akan lebih konsentrasi memenangi pileg, apalagi jika calon presiden yang diusung bukan kader partainya.
Pemilu serentak akan memecah konsentrasi partai politik. Sehingga kerja-kerja relawan menjadi sangat diandalkan. Karena itu, menarik untuk kita lihat para Raumdeuter capres mana yang paling efektif bekerja dalam liga calon presiden ini, baik di babak penyisihan, perempat final, semifinal, dan Final. Musim kompetisi ini masih panjang, jadi akan banyak kejutan yang akan terjadi. Relawan akan terus bermunculan, meski nanti ada juga yang hilang, bahkan kalau di sepakbola itu ada transfer pemain, tidak menutup kemungkinan akan banyak juga relawan yang berputar haluan. Semuanya tentu menunggu timing yang pas, dan pastinya para Raumdeuter ini akan terus berlari menelusuri lapangan, melihat celah dan peluang yang tepat, untuk kemudian dikonversi menjadi gol-gol sampai akhirnya menang danmengangkat trofi juara dalam Pilpres 2024.
(bmm)
Lihat Juga :