Sambangi Ponpes Al Falah Ploso, Nurul Ghufron: DNA Santri Pejuang Antikorupsi
Senin, 14 Februari 2022 - 11:14 WIB
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menjadi pembicara di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Jawa Timur. Foto/Istimewa
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menyatakan warisan sifat atau DNA yang dimiliki santri sejatinya adalah pejuang antikorupsi sejak era perjuangan silam. Untuk itu, santri bisa disebut sebagai pejuang anti korupsi.
”Santri itu DNA-nya antikorupsi, sebab dia ditempa untuk menebar manfaat bukan memanfaatkan dan mengambil manfaat dari orang lain,” ujar Ghufron saat menjadi pembicara di Pondok Pesantren Al Falah Ploso Kediri, Jawa Timur, Senin (14/2/2022). Baca juga: Nurul Ghufron Sebut Praktik Suap Terjadi dari Desa hingga Pusat
Dia mengajak segenap santri yang ada di pondok pesantren seluruh pelosok negeri untuk ikut berjihad melawan korupsi. Menurut dia, pondok pesantren merupakan tempat pendidikan yang luar biasa untuk menempa generasi penerus bangsa, terutama dalam pemberantasan korupsi.
”Pondok pesantren itu merupakan lembaga pendidikan tertua yang ada di Indonesia. Jauh sebelum Indonesia merdeka, pondok pesantren sudah berdiri menyelenggarakan pendidikan,” katanya. Baca juga: Nurul Ghufron Tegaskan, Musuh Gubernur Bukan KPK tapi Perilaku Korupsi
”Santri itu DNA-nya antikorupsi, sebab dia ditempa untuk menebar manfaat bukan memanfaatkan dan mengambil manfaat dari orang lain,” ujar Ghufron saat menjadi pembicara di Pondok Pesantren Al Falah Ploso Kediri, Jawa Timur, Senin (14/2/2022). Baca juga: Nurul Ghufron Sebut Praktik Suap Terjadi dari Desa hingga Pusat
Dia mengajak segenap santri yang ada di pondok pesantren seluruh pelosok negeri untuk ikut berjihad melawan korupsi. Menurut dia, pondok pesantren merupakan tempat pendidikan yang luar biasa untuk menempa generasi penerus bangsa, terutama dalam pemberantasan korupsi.
”Pondok pesantren itu merupakan lembaga pendidikan tertua yang ada di Indonesia. Jauh sebelum Indonesia merdeka, pondok pesantren sudah berdiri menyelenggarakan pendidikan,” katanya. Baca juga: Nurul Ghufron Tegaskan, Musuh Gubernur Bukan KPK tapi Perilaku Korupsi
Lihat Juga :