Pusat Penelitian UNAIR Temukan Stem Cell dengan Daya Bunuh COVID-19 hingga 90%
Sabtu, 13 Juni 2020 - 07:09 WIB
“Dan ini bisa kita pakai dalam setting untuk preventif dan juga setting untuk kuratif. Jadi kalau setting untuk preventif apakah untuk natural killer cell bisa bertahan kurang lebih 4 bulan. Dan itu sangat biologis karena bisa diambil dari darah Pasien itu sendiri,” sambung Purwati.
Dengan penemuan ini, lanjut Purwati, bisa bermanfaat untuk melawan COVID-19 yang hingga saat ini belum ditemukan antivirusnya. “Demikian kami berharap maka apa yang kami lakukan bersama-sama dengan Tim Gugus Tugas dan juga seluruh media yang ada di Indonesia ini bisa bermanfaat untuk masyarakat bangsa dan negara Indonesia dan juga untuk dunia,” jelasnya. (Baca juga: Dokter Reisa Ajak Lawan Covid-19 dengan Rajin Mencuci Tangan)
Purwati juga menambahkan bahwa penelitian ini akan dikirimkan ke internasional untuk dilakukan penelitian lebih lanjut. “Mungkin nanti bisa juga kita submitkan ke internasional. Dan untuk masyarakat ilmiah kami juga sudah diseminasi hasil riset sebanyak 7 jurnal untuk terkait dengan penelitian ini,” tutupnya.
Dengan penemuan ini, lanjut Purwati, bisa bermanfaat untuk melawan COVID-19 yang hingga saat ini belum ditemukan antivirusnya. “Demikian kami berharap maka apa yang kami lakukan bersama-sama dengan Tim Gugus Tugas dan juga seluruh media yang ada di Indonesia ini bisa bermanfaat untuk masyarakat bangsa dan negara Indonesia dan juga untuk dunia,” jelasnya. (Baca juga: Dokter Reisa Ajak Lawan Covid-19 dengan Rajin Mencuci Tangan)
Purwati juga menambahkan bahwa penelitian ini akan dikirimkan ke internasional untuk dilakukan penelitian lebih lanjut. “Mungkin nanti bisa juga kita submitkan ke internasional. Dan untuk masyarakat ilmiah kami juga sudah diseminasi hasil riset sebanyak 7 jurnal untuk terkait dengan penelitian ini,” tutupnya.
(kri)
Lihat Juga :