Jabat Pangkostrad, Mayjen Maruli Simanjuntak Kendalikan 40.000 Prajurit TNI AD Siap Tempur

Senin, 31 Januari 2022 - 16:55 WIB
Baca juga: Mayjen TNI Maruli Simanjuntak Ditunjuk Jadi Pangkostrad



Setiap prajurit Kostrad memiliki ciri khusus, yakni menggunakan Brevet Cakra. Penggunaan Brevet ini didasarkan petunjuk pelaksanaan Panglima Kostrad Nomor: Juklak/1/III/2016 tanggal 15 Maret 2016 tentang ketentuan pemberian dan penggunaan Brevet Cakra bagi personel militer Kostrad.

Untuk mendapatkan Brevet Cakra, calon anggota Kostrad wajib mengikuti latihan Cakra yang digelar secara terpusat. Mereka digembleng selama lebih kurang 3 bulan yang dilaksanakan dalam 3 tahap. Tahap I atau dasar, calon prajurit Kostrad mengikuti latihan selama 7 minggu di Cilodong, Depok. Setelah dinyatakan lolos, mereka mengikuti Tahap II atau tahap hutan gunung selama 3 minggu di daerah Jati Luhur, Latihan Kostrad Gunung Sanggabuana dan Tegalwaru, Karawang. Sedangkan Tahap III atau tahap rawa laut digelar selama 2 minggu di Pantai Cileuteuh Palampang, Sukabumi, Jawa Barat.

Latihan Cakra ini merupakan bentuk standardisasi latihan yang dilakukan Kostrad untuk mendapatkan prajurit berkemampuan khusus, yakni mahir dalam menembak dan berperang.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!