Pengamat: Erick Thohir Menteri yang Transparan dan Punya Integritas
Kamis, 06 Januari 2022 - 18:21 WIB
“Soal cemas atau tidakkan sebenarnya tidak berdasarkan asumsi atau persepsi, like or dislike, pikiran-pikiran liar kita, tapi harus terukur dengan KPI yang jelas, dan alat bukti yang jelas. Kalau asumsi atau persepsi semua orang bisa. Kalau orang salah cemas, tapi kalau orang gak salah ngapain cemas? Gitu kan?" tambahnya.
Syarwi juga menilai, Erick adalah sosok yang memiliki integritas tinggi. Hal itu diungkapkan oleh Syarwi berdasarkan langkah-langkah inovatif, transformatif dan penegakan hukum serta aturan yang dilakukan Erick selama memimpin di Kementerian BUMN.
Baca juga: Prabowo dan Luhut, 2 Bintang Kopassus Dipercaya LB Moerdani Dirikan Detasemen Antiteror
Seperti halnya dalam penegakan hukum. Terungkapnya mega skandal korupsi di dua perusahaan BUMN, yakni di PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri (Persero) tak lepas dari kegigihan Erick dalam menata manajemen BUMN. Kasus korupsi tersebut telah merugikan negara hingga Rp16,8 triliun, sementara Asabri merugikan Rp22,78 triliun.
“Itu yang beliau pertaruhkan untuk membuktikan, bahwa beliau tidak main-main dalam penegakkan hukum di Jiwasraya dan Asabri. Itu bagian dari integritas dan bukti konkret beliau, tidak pandang bulu dalam penegakkan hukum,” tegas Syarwi.
Syarwi juga menilai, Erick adalah sosok yang memiliki integritas tinggi. Hal itu diungkapkan oleh Syarwi berdasarkan langkah-langkah inovatif, transformatif dan penegakan hukum serta aturan yang dilakukan Erick selama memimpin di Kementerian BUMN.
Baca juga: Prabowo dan Luhut, 2 Bintang Kopassus Dipercaya LB Moerdani Dirikan Detasemen Antiteror
Seperti halnya dalam penegakan hukum. Terungkapnya mega skandal korupsi di dua perusahaan BUMN, yakni di PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri (Persero) tak lepas dari kegigihan Erick dalam menata manajemen BUMN. Kasus korupsi tersebut telah merugikan negara hingga Rp16,8 triliun, sementara Asabri merugikan Rp22,78 triliun.
“Itu yang beliau pertaruhkan untuk membuktikan, bahwa beliau tidak main-main dalam penegakkan hukum di Jiwasraya dan Asabri. Itu bagian dari integritas dan bukti konkret beliau, tidak pandang bulu dalam penegakkan hukum,” tegas Syarwi.
Lihat Juga :