Di Hadapan TNI-Polri, Ketum PBNU Tegaskan Perjuangan Santri Lawan Penjajah
Rabu, 10 Juni 2020 - 10:35 WIB
Lebih lanjut Kiai Pengasuh Pesantren Luhur Al-Tsaqafah Jagakarsa, Jakarta Selatan itu mengatakan bahwa santri berperang melawan penjajah dengan senjata apa danya. Banyak santri yang meninggal, termasuk santri yang membunuh Brigjen Mallaby, yakni seorang santri dari Pesantren Tebuireng bernama Harun.
Perjuangan santri kemudian diakui pemerintah dengan menetapkan pada 22 Oktober sebagai Hari Santri. Kiai Said menyampaikan terima kasih atas apresiasi pemerintah kepada santri. (Baca juga: Dokter Reisa Sarankan Ganti Masker Setelah Empat Jam Pemakaian)
"Tanpa pengorbanan santri, tanpa Resolusi jihad KH Hasyim Asy'ari, barangkali sejarah Indonesia berbeda dengan yang ada sekarang," ucapnya.
Perjuangan santri kemudian diakui pemerintah dengan menetapkan pada 22 Oktober sebagai Hari Santri. Kiai Said menyampaikan terima kasih atas apresiasi pemerintah kepada santri. (Baca juga: Dokter Reisa Sarankan Ganti Masker Setelah Empat Jam Pemakaian)
"Tanpa pengorbanan santri, tanpa Resolusi jihad KH Hasyim Asy'ari, barangkali sejarah Indonesia berbeda dengan yang ada sekarang," ucapnya.
(kri)
Lihat Juga :