Pasangan Ganjar-Puan Dinilai Mampu Meneruskan Estafet Kepemimpinan Jokowi
Rabu, 29 Desember 2021 - 21:26 WIB
Seperti diketahui, hasil survei terbaru SMRC bertajuk “Prospek Partai Politik dan Calon Presiden: Kecenderungan Perilaku Politik Pemilih Nasional” yang dirilis secara online pada Selasa, 28 Desember 2021 di Jakarta menyebutkan, dukungan publik pada PDIP yang mengungguli partai-partai lain tidak bisa dilepaskan dari pengaruh Joko Widodo dan Ganjar Pranowo.
Baca juga: Ganjar-Puan Bisa Terwujud di 2024, Begini Matematika Politiknya
Survei SMRC ini dilakukan pada 8-16 Desember 2021 melalui tatap muka atau wawancara langsung. Jumlah sample awal 2420 yang dipilih secara acak (multistage random sampling) dari seluruh populasi Indonesia yang berumur minimal 17 tahun atau sudah menikah. Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 2.062 atau 85%. Margin of error survei diperkirakan sebesar ± 2,2 % pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling).
Direktur Eksekutif SMRC, Sirojudin Abbas, dalam presentasinya menunjukan, dukungan publik pada PDIP bertahan pada posisi teratas dengan raihan 25,2%. Angka ini membuat PDIP menjadi satu-satunya partai dengan elektabilitas yang melampaui perolehan suara pada Pemilu 2019 yakni 19,3%.
Menurut Abbas, kenaikan suara PDIP yang signifikan, dari 14,03% pada Pemilu 2009 ketika Jokowi belum muncul dalam politik nasional menjadi 19,3% pada Pemilu 2019 dan cenderung bertahan bahkan menguat di posisi teratas ditunjang oleh kepuasan atas kinerja Presiden Jokowi dan kesukaan publik pada Ganjar Pranowo sebagai kader PDIP.
Baca juga: Ganjar-Puan Bisa Terwujud di 2024, Begini Matematika Politiknya
Survei SMRC ini dilakukan pada 8-16 Desember 2021 melalui tatap muka atau wawancara langsung. Jumlah sample awal 2420 yang dipilih secara acak (multistage random sampling) dari seluruh populasi Indonesia yang berumur minimal 17 tahun atau sudah menikah. Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 2.062 atau 85%. Margin of error survei diperkirakan sebesar ± 2,2 % pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling).
Direktur Eksekutif SMRC, Sirojudin Abbas, dalam presentasinya menunjukan, dukungan publik pada PDIP bertahan pada posisi teratas dengan raihan 25,2%. Angka ini membuat PDIP menjadi satu-satunya partai dengan elektabilitas yang melampaui perolehan suara pada Pemilu 2019 yakni 19,3%.
Menurut Abbas, kenaikan suara PDIP yang signifikan, dari 14,03% pada Pemilu 2009 ketika Jokowi belum muncul dalam politik nasional menjadi 19,3% pada Pemilu 2019 dan cenderung bertahan bahkan menguat di posisi teratas ditunjang oleh kepuasan atas kinerja Presiden Jokowi dan kesukaan publik pada Ganjar Pranowo sebagai kader PDIP.
Lihat Juga :