Amien Rais Didorong Nyapres 2024, Demokrat: Silakan Saja
Minggu, 26 Desember 2021 - 20:37 WIB
Kata dia, biarkan rakyat yang menentukan calon pemimpinnya pada Pilpres 2024. “Harapan kita, pemerintahan saat ini dan partai-partai pendukungnya memberikan ruang yang luas untuk setiap warga negara untuk diajukan berdasarkan konstitusi.,” katanya.
Adapun syaratnya, lanjut dia, sesuai dengan konstitusi, cukup partai politik atau gabungan partai politik saja untuk bisa mengajukan pasangan capres-cawapres tanpa embel-embel ambang batas. “Janganlah kemudian dibatas-batasi, bahkan mencoba menjegal putra-putri terbaik bangsa yang berkualitas sebagai calon presiden di 2024 nanti,” tuturnya.
Dia mengungkapkan banyak calon pemimpin nasional berkualitas tinggi yang Indonesia miliki. “Dari deretan ketua umum partai politik, ada Agus Harimurti Yudhoyono ketum Partai Demokrat, Airlangga Hartarto ketum Golkar, Muhaimin Iskandar ketum PKB misalnya,” ujar dia.
Sedangkan dari kepala daerah, kata Herzaky, ada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. “Dari deretan menteri, ada Sandiaga Uno, Erick Thohir, Tito K, bahkan Jenderal Andika,” pungkasnya.
Adapun syaratnya, lanjut dia, sesuai dengan konstitusi, cukup partai politik atau gabungan partai politik saja untuk bisa mengajukan pasangan capres-cawapres tanpa embel-embel ambang batas. “Janganlah kemudian dibatas-batasi, bahkan mencoba menjegal putra-putri terbaik bangsa yang berkualitas sebagai calon presiden di 2024 nanti,” tuturnya.
Dia mengungkapkan banyak calon pemimpin nasional berkualitas tinggi yang Indonesia miliki. “Dari deretan ketua umum partai politik, ada Agus Harimurti Yudhoyono ketum Partai Demokrat, Airlangga Hartarto ketum Golkar, Muhaimin Iskandar ketum PKB misalnya,” ujar dia.
Sedangkan dari kepala daerah, kata Herzaky, ada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. “Dari deretan menteri, ada Sandiaga Uno, Erick Thohir, Tito K, bahkan Jenderal Andika,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :