Polri Presisi yang Humanis dan Berprestasi
Senin, 20 Desember 2021 - 13:15 WIB
Lantas bagaimana Jenderal Listyo Sigit menjalankan tugasnya sebagai Kapolri dengan visinya yakni Polri Presisi? Tentunya ada beberapa hal yang menjadi indikator penilaian terhadap visi Polri Presisi dalam menjaga tugasnya sebagai bagian dari aparat penegak hukum.
Pertama, peningkatan kinerja internal institusi. Dalam hal ini dapat kita lihat bagaimana Jenderal Listyo Sigit mengarahkan seluruh jajarannya dalam meningkatkan kinerjanya sebagai aparat penegak hukum dan juga pelaksanaan kamtibmas sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam menjaga stabilitas keamanan masyarakat Indonesia.
Kedua, silaturahmi dengan elemen masyarakat. Kapolri senantiasa melakukan silaturrahmi bersama elemen masyarakat, elemen kepemudaan, dan juga institusi keagamaan. Kita tahu bersama pasca dilantiknya sebagai Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan dan silaturahmi ke kantor Nahdatul Ulama dan juga Muhammadiah.
Hal yang dilakukan Kapolri ini adalah dalam rangka sinergitas antara Polri dengan institusi atau elemen kemasyarakatan sehingga menjadi sebuah power dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ketiga, vaksinasi bersama elemen kepemudaan dan mahasiswa. Sebagai bentuk dari tindakan pemutusan mata rantai penyebaran virus Covid-19, Polri pun mengajak elemen kepemudaan dan mahasiswa untuk bersama-sama terjun melakukan vaksinasi kepada masyarakat. Kolaborasi antara Polri dengan elemen kepemudaan dan kemahasiswaan dalam program vaksinasi efektif dan menjadi bagian dari sebab penurunan tingkat penyebaran virus Covid-19.
Melakukan rangkaian perlombaan yang grand desaignya adalah Polri bukan antikritik. Lomba orasi dan lomba mural yang melibatkan pemuda dan mahasiswa merupakan bagian dari wujud Polri Presisi terhadap generasi pelanjut bangsa.
Kelima, Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri. Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) melakukan survei terhadap tingkat kepuasan masyarakat atas kinerja Polri. Hasilnya, sebanyak 84,2% masyarakat mengaku puas atas program Presisi Kapolri.
Pertama, peningkatan kinerja internal institusi. Dalam hal ini dapat kita lihat bagaimana Jenderal Listyo Sigit mengarahkan seluruh jajarannya dalam meningkatkan kinerjanya sebagai aparat penegak hukum dan juga pelaksanaan kamtibmas sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam menjaga stabilitas keamanan masyarakat Indonesia.
Kedua, silaturahmi dengan elemen masyarakat. Kapolri senantiasa melakukan silaturrahmi bersama elemen masyarakat, elemen kepemudaan, dan juga institusi keagamaan. Kita tahu bersama pasca dilantiknya sebagai Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan dan silaturahmi ke kantor Nahdatul Ulama dan juga Muhammadiah.
Hal yang dilakukan Kapolri ini adalah dalam rangka sinergitas antara Polri dengan institusi atau elemen kemasyarakatan sehingga menjadi sebuah power dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ketiga, vaksinasi bersama elemen kepemudaan dan mahasiswa. Sebagai bentuk dari tindakan pemutusan mata rantai penyebaran virus Covid-19, Polri pun mengajak elemen kepemudaan dan mahasiswa untuk bersama-sama terjun melakukan vaksinasi kepada masyarakat. Kolaborasi antara Polri dengan elemen kepemudaan dan kemahasiswaan dalam program vaksinasi efektif dan menjadi bagian dari sebab penurunan tingkat penyebaran virus Covid-19.
Melakukan rangkaian perlombaan yang grand desaignya adalah Polri bukan antikritik. Lomba orasi dan lomba mural yang melibatkan pemuda dan mahasiswa merupakan bagian dari wujud Polri Presisi terhadap generasi pelanjut bangsa.
Kelima, Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri. Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) melakukan survei terhadap tingkat kepuasan masyarakat atas kinerja Polri. Hasilnya, sebanyak 84,2% masyarakat mengaku puas atas program Presisi Kapolri.
Lihat Juga :