Alumni ITB Gelar Lomba Menembak, Pindad Harap Kolaborasi di Industri Pertahanan
Senin, 20 Desember 2021 - 10:34 WIB
IA ITB menggelar lomba menembak di Pindad, Bandung, Jawa Barat, Minggu (19/12/21). Pindad berharap kontribusi para alumni ITB dalam industri manufaktur terutama, di bidang pertahanan dan keamanan. Foto/Dok. SINDOnews
BANDUNG - PT Pindad (Persero) berharap kontribusi para alumni ITB dalam industri manufaktur terutama, di bidang pertahanan dan keamanan. Kontribusi IA ITB akan membuat Pindad semakin kuat dan berkembang.
“Kami sangat menginginkan kontribusi alumni-alumni ITB dapat dipraktikkan dan diimplementasikan sehingga industri manufaktur terutama di bidang pertahanan dan keamanan bisa dikembangkan bersama,” kata Direktur Teknologi dan Pengembangan Pindad Sigit P Santosa saat menghadiri lomba tembak Ikatan Alumni (IA) ITB, di Pindad, Bandung, Jawa Barat, Minggu (19/12/21). Baca juga: Kunjungi PT Pindad, KSAD Jenderal Dudung Jajal Sejumlah Senjata
Direktur Utama Pindad Abraham Mose menjelaskan, Pindad merupakan salah satu industri pertahanan yang melakukan transformasi bisnis dengan baik. Dia berharap agar industri di bidang Pertahanan dan Keamanan ini bisa berkembang lebih baik lagi untuk mewujudkan kemandirian industri pertahanan.
Sementara itu, Ketua Badan Penanggulangan Bencana PP IA-ITB M Adam WH memandang kemajuan Pindad saat ini membuktikan Abraham Mose sebagai sosok tepat untuk industri pertahanan saat ini. Menurut Adam, Pindad dan IA ITB selama telah bersinergi. Banyak alumni ITB yang berkarya di Pindad.
“Kami melihat Pindad mampu melakukan reformasi dan terus melakukan pengembangan untuk pemenuhan alutsista dalam rangka penguatan TNI sesuai keinginan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto,” ujarnya.
Pindad selama ini membuktikan komitmennya dalam pemenuhan alutsisa TNI. Terakhir, Kementerian Pertahanan (Kemhan) memborong 25.000 pucuk senjata SS2-V5 A1 untuk latihan peserta komando cadangan (Komcad). Jenis ini merupakan versi terbaru dari seri SS2 yang jadi kebanggaan Pindad. Sebelumnya Di awal Januari 2021, Prabowo juga menyerahkan 40 unit rantis Maung buatan Pindad kepada TNI AD. Baca juga: Ditargetkan Rampung Akhir 2021, Begini Proses Konsolidasi Holding BUMN Pertahanan
“Kami sangat menginginkan kontribusi alumni-alumni ITB dapat dipraktikkan dan diimplementasikan sehingga industri manufaktur terutama di bidang pertahanan dan keamanan bisa dikembangkan bersama,” kata Direktur Teknologi dan Pengembangan Pindad Sigit P Santosa saat menghadiri lomba tembak Ikatan Alumni (IA) ITB, di Pindad, Bandung, Jawa Barat, Minggu (19/12/21). Baca juga: Kunjungi PT Pindad, KSAD Jenderal Dudung Jajal Sejumlah Senjata
Direktur Utama Pindad Abraham Mose menjelaskan, Pindad merupakan salah satu industri pertahanan yang melakukan transformasi bisnis dengan baik. Dia berharap agar industri di bidang Pertahanan dan Keamanan ini bisa berkembang lebih baik lagi untuk mewujudkan kemandirian industri pertahanan.
Sementara itu, Ketua Badan Penanggulangan Bencana PP IA-ITB M Adam WH memandang kemajuan Pindad saat ini membuktikan Abraham Mose sebagai sosok tepat untuk industri pertahanan saat ini. Menurut Adam, Pindad dan IA ITB selama telah bersinergi. Banyak alumni ITB yang berkarya di Pindad.
“Kami melihat Pindad mampu melakukan reformasi dan terus melakukan pengembangan untuk pemenuhan alutsista dalam rangka penguatan TNI sesuai keinginan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto,” ujarnya.
Pindad selama ini membuktikan komitmennya dalam pemenuhan alutsisa TNI. Terakhir, Kementerian Pertahanan (Kemhan) memborong 25.000 pucuk senjata SS2-V5 A1 untuk latihan peserta komando cadangan (Komcad). Jenis ini merupakan versi terbaru dari seri SS2 yang jadi kebanggaan Pindad. Sebelumnya Di awal Januari 2021, Prabowo juga menyerahkan 40 unit rantis Maung buatan Pindad kepada TNI AD. Baca juga: Ditargetkan Rampung Akhir 2021, Begini Proses Konsolidasi Holding BUMN Pertahanan
Lihat Juga :