Cak Imin Dorong Perbaikan Regulasi Ekspor Burung Kicau
Sabtu, 18 Desember 2021 - 20:20 WIB
“Patut diapresiasi oleh pemerintah dengan hambatan-hambatannya termasuk salah satunya kita harus stop impor Murai dari luar negeri supaya melindungi berkembangnya penangkaran di Tanah Air,” jelasnya.
Dengan kehadiran banyaknya penangkar yang sebenarnya berawal dari hobi, populasi burung di Indonesia mulai membaik. Beberapa yang sempat punah, seperti Jalak Bali, kini bisa bertambah banyak sehingga menjadi nilai ekonomi.
“Prinsipnya adalah melestarikan habitat-habitat langka menjadi lebih berkembang biak,” tuturnya.
Di sisi lain, impor burung dari beberapa tetangga seperti Thailand dan Malaysia tak sebanding dengan ekspor. Bahkan saat ini penangkar burung kesulitan mengekspor beberapa burung karena regulasi yang ada.
“Regulasi harus disempurnakan, aturan-aturan yang bisa melindungi kicau mania, komunitas pecinta burung. Jadi regulasi harus dikuatkan kembali dan dikembangkan lagi. Disesuaikan dengan harapan komunitas kicau mania,” jelasnya.
Dengan kehadiran banyaknya penangkar yang sebenarnya berawal dari hobi, populasi burung di Indonesia mulai membaik. Beberapa yang sempat punah, seperti Jalak Bali, kini bisa bertambah banyak sehingga menjadi nilai ekonomi.
“Prinsipnya adalah melestarikan habitat-habitat langka menjadi lebih berkembang biak,” tuturnya.
Di sisi lain, impor burung dari beberapa tetangga seperti Thailand dan Malaysia tak sebanding dengan ekspor. Bahkan saat ini penangkar burung kesulitan mengekspor beberapa burung karena regulasi yang ada.
“Regulasi harus disempurnakan, aturan-aturan yang bisa melindungi kicau mania, komunitas pecinta burung. Jadi regulasi harus dikuatkan kembali dan dikembangkan lagi. Disesuaikan dengan harapan komunitas kicau mania,” jelasnya.
Lihat Juga :