MPR Berharap Pembangunan Desa Melibatkan Kelompok Difabel
Rabu, 01 Desember 2021 - 21:39 WIB
Menurut Bito, saat ini pemerintah sedang melakukan pengembangan percontohan desa inklusif yang targetnya adalah 640 desa di 160 kabupaten dan 33 provinsi yang berlangsung mulai dari 2021 hingga 2024 melalui Program P3PD yang dikelola melalui mekanisme kerja sama Kemendesa PDTT, Bappenas dan Kemendagri.
"Konsep utama pembangunan berkelanjutan di desa inklusif antara lain menjadikan setiap warga desa sebagai subjek pembangunan," katanya.
Sementara, Direktur Tata Ruang dan Penanganan Bencana Bappenas Sumedi Andono Mulyo berpendapat optimalisasi dana desa dalam pembangunan desa harus berbasis keadilan dan berkelanjutan. Pemihakan terhadap kelompok rentan, termasuk kelompok masyarakat difabel, kata Sumedi, merupakan bagian dari amanat konstitusi kita.
"Yang harus diupayakan bagaimana penerapan paradigma sehat, tangguh, dan tumbuh dalam memperkuat pondasi pembangunan berkeadilan dan berkelanjutan," jelasnya. Baca juga: Dikunjungi Jenderal Dudung, Kapolri Pastikan Sinergi TNI-Polri Dioptimalkan
"Kunci untuk mewujudkan keberhasilan menegakkan paradigma sehat, tangguh dan tumbuh dalam pembangunan desa adalah kolaborasi yang kuat antar para pemangku kepentingan di pusat dan daerah," imbuhnya.
"Konsep utama pembangunan berkelanjutan di desa inklusif antara lain menjadikan setiap warga desa sebagai subjek pembangunan," katanya.
Sementara, Direktur Tata Ruang dan Penanganan Bencana Bappenas Sumedi Andono Mulyo berpendapat optimalisasi dana desa dalam pembangunan desa harus berbasis keadilan dan berkelanjutan. Pemihakan terhadap kelompok rentan, termasuk kelompok masyarakat difabel, kata Sumedi, merupakan bagian dari amanat konstitusi kita.
"Yang harus diupayakan bagaimana penerapan paradigma sehat, tangguh, dan tumbuh dalam memperkuat pondasi pembangunan berkeadilan dan berkelanjutan," jelasnya. Baca juga: Dikunjungi Jenderal Dudung, Kapolri Pastikan Sinergi TNI-Polri Dioptimalkan
"Kunci untuk mewujudkan keberhasilan menegakkan paradigma sehat, tangguh dan tumbuh dalam pembangunan desa adalah kolaborasi yang kuat antar para pemangku kepentingan di pusat dan daerah," imbuhnya.
(kri)
Lihat Juga :