Fahri Hamzah Minta Pemerintah Buka Peluang Daerah Ajukan Capres
Selasa, 30 November 2021 - 22:40 WIB
Sebab, kata dia, potensi dan kekayaan sumber daya alam negeri ini luar biasa, sehingga harus dikelola oleh pemimpin yang memahami tentang Indonesia agar tidak ada lagi penyimpangan. Fahri juga meminta mahasiswa lantang menyuarakan memilih pemimpin yang baik pada Pemilu 2024.
Menurut dia, ajakan memilih pemimpin yang baik itu adalah bentuk kudeta konstitutional yang diizinkan negara. "Jadi, aktivis mahasiswa itu, kalau berdemo jangan terlalu santun. Hanya bisa berkoar acung-acung spanduk saja. Tapi, sampaikan dengan gagah dan berani ajak masyarakat, mari kita pilih pemimpin yang baik," tuturnya.
Otonomi pengelolaan keuangan di daerah yang terjadi saat ini juga disoroti oleh Fahri. Menurut Fahri, otonomi pengelolaan anggaran mutlak digunakan. “Sentralisasi keuangan pun harus dihentikan," imbuhnya.
Dia melihat selama ini pemerintah pusat terlalu menikmati sentralisasi. Kata dia, harusnya setiap daerah diberikan kewenangan untuk merencanakan sendiri pendapatannya.
Dengan demikian, daerah bertanggung jawab atas pengeluaran yang lebih baik. Sehingga kata kuncinya ada di sentralisasi. "Intinya, sentralisasi keuangan harus segera diakhiri," pungkasnya.
Menurut dia, ajakan memilih pemimpin yang baik itu adalah bentuk kudeta konstitutional yang diizinkan negara. "Jadi, aktivis mahasiswa itu, kalau berdemo jangan terlalu santun. Hanya bisa berkoar acung-acung spanduk saja. Tapi, sampaikan dengan gagah dan berani ajak masyarakat, mari kita pilih pemimpin yang baik," tuturnya.
Otonomi pengelolaan keuangan di daerah yang terjadi saat ini juga disoroti oleh Fahri. Menurut Fahri, otonomi pengelolaan anggaran mutlak digunakan. “Sentralisasi keuangan pun harus dihentikan," imbuhnya.
Dia melihat selama ini pemerintah pusat terlalu menikmati sentralisasi. Kata dia, harusnya setiap daerah diberikan kewenangan untuk merencanakan sendiri pendapatannya.
Dengan demikian, daerah bertanggung jawab atas pengeluaran yang lebih baik. Sehingga kata kuncinya ada di sentralisasi. "Intinya, sentralisasi keuangan harus segera diakhiri," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :