Fahri Hamzah Minta Pemerintah Buka Peluang Daerah Ajukan Capres

Selasa, 30 November 2021 - 22:40 WIB
loading...
Fahri Hamzah Minta Pemerintah...
Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Pemerintah diminta membuka peluang kepada daerah untuk mengajukan pasangan calon presiden ( capres ) calon wakil presiden (cawapres) pada pemilihan presiden ( pilpres ). Adapun permintaan itu dari Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah.

"Pemerintah pusat jangan lagi menyumbat aspirasi dari daerah. Daerah bisa mengajukan pasangan capres-cawapresnya sendiri-sendiri," ujar Fahri Hamzah dalam acara Ngopi Bareng Fahri dengan bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Cirebon di Cirebon, Jawa Barat, Senin (29/11/2021).

Menurut Fahri, ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold 20 persen harus dihapus karena menghambat putra-putra daerah untuk maju menjadi presiden. "Supaya dari Aceh, Papua, Cirebon, dan daerah lainnya punya capres maupun cawapres yang siap maju di pemilu. Sekali lagi, aspirasi dari daerah jangan disumbat," kata mantan wakil ketua DPR ini.

Baca juga: Fadli Zon Comeback, Pesan Fahri Hamzah: Tetaplah Bersuara

Dia menilai sudah saatnya rakyat memilih pemimpin yang memiliki kemampuan mengelola negara baik di eksekutif maupun yudikatif. "Pemilu nanti pilih pemimpin yang punya kemampuan mengelola negara yang luar biasa ini. Jangan pilih wakil rakyat yang enggak bisa ngomong, tapi hanya nerima gaji doang," tuturnya.

Dia berpendapat, seorang pemimpin di eksekutif maupun legislatif harus memiliki kemampuan dalam mengelola negara. Sehingga, dia menyarankan agar jangan asal pilih.

Sebab, kata dia, potensi dan kekayaan sumber daya alam negeri ini luar biasa, sehingga harus dikelola oleh pemimpin yang memahami tentang Indonesia agar tidak ada lagi penyimpangan. Fahri juga meminta mahasiswa lantang menyuarakan memilih pemimpin yang baik pada Pemilu 2024.

Menurut dia, ajakan memilih pemimpin yang baik itu adalah bentuk kudeta konstitutional yang diizinkan negara. "Jadi, aktivis mahasiswa itu, kalau berdemo jangan terlalu santun. Hanya bisa berkoar acung-acung spanduk saja. Tapi, sampaikan dengan gagah dan berani ajak masyarakat, mari kita pilih pemimpin yang baik," tuturnya.

Otonomi pengelolaan keuangan di daerah yang terjadi saat ini juga disoroti oleh Fahri. Menurut Fahri, otonomi pengelolaan anggaran mutlak digunakan. “Sentralisasi keuangan pun harus dihentikan," imbuhnya.

Dia melihat selama ini pemerintah pusat terlalu menikmati sentralisasi. Kata dia, harusnya setiap daerah diberikan kewenangan untuk merencanakan sendiri pendapatannya.

Dengan demikian, daerah bertanggung jawab atas pengeluaran yang lebih baik. Sehingga kata kuncinya ada di sentralisasi. "Intinya, sentralisasi keuangan harus segera diakhiri," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Mendagri Berikan Penghargaan...
Mendagri Berikan Penghargaan Satyalancana kepada 7 Tokoh Atas Inovasi Sektor Maritim
11 Kepala Daerah Terjaring...
11 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK, Wamendagri: Ini Alarm Keras Ya!
Kemendagri Dorong Pemda...
Kemendagri Dorong Pemda Lebih Inovatif Tangani Inflasi, Kemiskinan, dan Pengangguran
Fahri Hamzah Minta Elite...
Fahri Hamzah Minta Elite Nasional Jangan Terus Kembangkan Narasi Perpecahan
Fahri Hamzah Kritik...
Fahri Hamzah Kritik Saiful Mujani: Dunia Lagi Memerlukan Kita untuk Kompak Bersatu
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Fahri Hamzah : Prabowo...
Fahri Hamzah : Prabowo Fokus Putus Rantai Ketimpangan Kaya dan Miskin
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Rekomendasi
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Berita Terkini
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved