Peringati Hari Guru, Dirjen Pendis Minta Guru Berfokus pada Transformasi Karakter Unggul

Minggu, 28 November 2021 - 09:56 WIB
Kreatifitas dan sentuhan guru, lanjut Ramdhani, sangatlah penting terutama pada masa proses pemulihan pembelajaran (learning recovery). "Kita membutuhkan guru dan tenaga kependidikan yang profesional sekaligus peduli. Guru peduli adalah pendidik yang compassionate (welas-asih) dan mengajar dengan hati," ucapnya.

Guru peduli senantiasa bersimpati dan berempati dalam melayani siswanya. Ia berdiri pada garda terdepan dalam mentransmisikan ilmu pengetahuan kepada peserta didiknya secara efektif dan berkarakter tinggi.

Menurut pria yang akrab dipanggil Dhani ini, era revolusi industri 4.0. merupakan era disrupsi dan era keberlimpahan informasi. Namun di sisi lain Indonesia masih berada pada masa pandemi Covid-19 yang mencekam. fenomena post-truth, hoaks dan perlawanan terhadap ilmu pengetahuan yang baku juga menyeruak.

Anak didik kita, yaitu generasi Z, adalah generasi yang friendly dengan gawai. Pada umumnya, mereka terkoneksi dengan internet (Internet of Things/IoT). Mereka belajar dan tumbuh dengan caranya sendiri (search of identity) sehingga harus dikawal secara ekstra.

Ia melanjutkan, tantangan semakin kompleks dan rumit, memaksa orang tua dan guru bekerja secara extraordinary. Guru dan tenaga kependidikan, Kepala Madrasah, pengawas, praktisi pendidikan harus tampil gigih untuk menyapa dan melayani peserta didik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!