Jalan Panjang Laksamana Widodo AS, dari Panglima TNI hingga Posisi Sejumlah Menteri

Rabu, 24 November 2021 - 05:30 WIB
Laksamana Widodo mengakhiri masa jabatannya sebagai Panglima TNI pada tanggal 18 Juni 2002 dan menyerahkan estafet kepemimpinan TNI kepada penggantinya Jenderal TNI Endriartono Sutarto. Meskipun sudah tidak lagi menjabat sebagai Panglima TNI dan bersiap memasuki masa pensiun, tidaklah berarti Widodo AS dapat 'duduk tenang', karena negara masih membutuhkan pengabdian dan keahliannya.

Salah satunya, krisis Irak-Amerika Serikat ditahun 2002-2003 yang berujung pada meletusnya perang terbuka, memberi ekses negatif pada warga negara Indonesia yang bermukim di Irak. Presiden Megawati mengangkat Widodo AS sebagai Ketua Tim Nasional Penanggulangan Dampak Situasi Irak (TNPDSI) yang bertanggung jawab terhadap keseluruhan proses evakuasi WNI dari Irak.

Karier Militer

Laksamana Widodo sendiri diketahui mengawal karier militernya saat di Irian usai Pepera. Kala itu ia yang berpangkat Letnan Muda ditempatkan sebagai Perwira Senjata di Divisi Meriam Serbaguna di Kapal Penjelajah RI Irian terhitung mulai tanggal 1 Januari 1969.

Sempat ditarik ke darat dan menjabat sebagai staf dan komandan pangkalan laut. Ia kembali berdinas laut sebagai Palaksa KRI Samadikun-341. Ia juga sempat berkolaborasi di Belanda dan membuat kapal perang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!