Di Hadapan Pengurus Kosgoro, Airlangga Optimistis Ekonomi Indonesia Membaik
Sabtu, 13 November 2021 - 08:50 WIB
Meskipun angka kasus Covid-19 sudah landai dan berdasarkan laporan terbaru Nikkei hingga 31 Oktober 2021 indeks pemulihan Covid-19 Indonesia berada di urutan ke-41 dari 121 negara dengan skor sebesar 56 poin, pemerintah tetap waspada dengan lonjakan kasus.
Baca juga: Lantik Kepemimpinan Baru 2021-2026, Airlangga: Kosgoro Solid Menangkan Pemilu 2024
"Pemerintah masih menambahkan kriteria vaksinasi dan pemerintah ingin agar vaksinasi dosis kedua (40%) diharapkan bisa kita capai di bulan Desember 2021, dan yang dosis pertama bisa dilakukan 80%, itu menjadi target sehingga daerah itu yang belum 40% kita naikan ke level 2 karena kita harus berhati-hati karena virus baru delta sudah ada di Singapura dan di Malaysia," ungkap Airlangga Hartarto.
"Walaupun kita melaksanakan PPKM ketat tapi perekonomian bisa kita jaga di 3,5% dan kebijakan yang dibuat bapak Presiden yaitu gas dan rem, itu bisa membuat Indonesia tidak terlalu turun perekonomiannya, kita masih bisa jaga," terang Airlangga.
Airlangga juga menyebutkan harga sejumlah komoditas seperti nikel, batu bara, dan sawit semakin membaik beberapa waktu terakhir. "Kami optimistis perekonomian akan kembali di jalur positif pada akhir kuartal keempat. Pemerintah menargetkan tumbuhnya sekitar 5 - 6%, sehingga secara year on year (yoy) kita sampai dengan 4%,"ucapnya.
Baca juga: Lantik Kepemimpinan Baru 2021-2026, Airlangga: Kosgoro Solid Menangkan Pemilu 2024
"Pemerintah masih menambahkan kriteria vaksinasi dan pemerintah ingin agar vaksinasi dosis kedua (40%) diharapkan bisa kita capai di bulan Desember 2021, dan yang dosis pertama bisa dilakukan 80%, itu menjadi target sehingga daerah itu yang belum 40% kita naikan ke level 2 karena kita harus berhati-hati karena virus baru delta sudah ada di Singapura dan di Malaysia," ungkap Airlangga Hartarto.
"Walaupun kita melaksanakan PPKM ketat tapi perekonomian bisa kita jaga di 3,5% dan kebijakan yang dibuat bapak Presiden yaitu gas dan rem, itu bisa membuat Indonesia tidak terlalu turun perekonomiannya, kita masih bisa jaga," terang Airlangga.
Airlangga juga menyebutkan harga sejumlah komoditas seperti nikel, batu bara, dan sawit semakin membaik beberapa waktu terakhir. "Kami optimistis perekonomian akan kembali di jalur positif pada akhir kuartal keempat. Pemerintah menargetkan tumbuhnya sekitar 5 - 6%, sehingga secara year on year (yoy) kita sampai dengan 4%,"ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :