Marsekal TNI Hadi Tjahjanto Pensiun, Pengamat: Cocok Jabat Kepala Staf Kepresidenan

Senin, 08 November 2021 - 22:44 WIB
Ujang menambahkan, reshuffle bukanlah mengakomodasi PAN masuk koalisi atau memberi tempat kepada Panglima Hadi melainkan mengganti menteri yang kurang performanya. "Reshuffle itu suatu keniscayaan. Bukan hanya untuk akomodasi PAN masuk koalisi, atau pun memberi tempat pada Panglima Hadi. Tapi yang paling utama adalah mengganti menteri-menteri yang tak perform," ujarnya.

Baca juga: Jika Masuk Kabinet, Hadi Tjahjanto Bisa Masuk Kementerian Ini

Direktur Eksekutif Indonesian Political Review (IPR) itu menilai posisi Hadi lebih cocok mengisi Kepala Staf Kepresidenan (KSP) yang setingkat menteri. "Bisa saja dia (Hadi) akan diangkat menjadi Kepala Staf Kepresidenan (KSP). KSP itu pejabat setingkat menteri," tuturnya.

Lebih lanjut, Ujang menilai PAN akan mengisi posisi menteri dari non parpol. Tetapi, dia menegaskan semua kewenangan reshuffle tergantung Presiden Jokowi.

"PAN juga akan masuk kabinet. Karena itu bagian komitmen dari masuk koalisi pendukung pemerintahan Jokowi-MA. Mungkin PAN akan menggantikan menteri dari non parpol. Soal posisinya mana dan menggantikan siapa, itu tergantung presiden," tutupnya. Muhammad Refi Sandi
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!