PWNU dan PCNU se-Kepulauan Riau Kembali Minta Said Aqil Siroj Pimpin PBNU

Senin, 08 November 2021 - 04:14 WIB
Sekretaris PWNU Kepri Herianto menjelaskan salah satu hasil kesepakatan malam ini adalah berharap muktamar yang akan datang berjalan dengan sejuk dan damai sebagaimana yang dicontohkan oleh para masayikh NU terdahulu. Jangan sampai muktamar ini ternodai oleh ambisi dan nafsu berkuasa dengan menghalalkan segala cara untuk meraihnya tanpa mengindahkan tradisi NU yang sangat kental dengan budaya pesantren yang santun dan berakhlaqul karimah.

"Kami berharap Muktamar NU yang akan datang berjalan secara kondusif, sejuk dihati, dan membawa kedamaian untuk semua dengan mengedepankan akhlaqul karimah," kata Herianto.

Selain itu, lanjut Herianto, PCNU se-Kepri juga bersepakat untuk meminta kepada Kiai Said Aqil Siroj untuk kembali memimpin NU lima tahun mendatang. Karena selama dua periode kepemimpinan Kiai Said Aqil telah banyak membawa perubahan dan kemajuan di NU, mulai dari terbentuknya kurang lebih 43 Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) dan Institut Tekhnologi Nahdlatul Ulama (ITNU) di seluruh Indonesia, dan banyaknya Rumah Sakit dan Klinik NU.

"Saat kepemimpinan beliau juga laporan keuangan NU diaudit oleh akuntan publik yang independen, belum lagi kiprah beliau di kancah internasional sudah tidak diragukan lagi misalnya pernah menjadi Vice President Religion for Peace sejak tahun 2019 hingga sekarang masih dipertahankan dan masih banyak prestasi lainnya," tuturnya.

Dia menjelaskan pihaknya memandang Kiai Said Aqil dari segi kelimuan sangat luar biasa. Walaupun banyak dihujat dan dibully, Kiai Said Aqil dinilai tetap santai dan tidak pernah marah bahkan dijawab dengan menunjukkan dalil-dalil baik naqli maupun aqli dan membuat orang yang membully tidak berdaya lagi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!