Badan Kesbangpol Harus Aktif Bantu Persiapan Pilkada Serentak
Jum'at, 05 Juni 2020 - 08:37 WIB
Badan Kesbangpol, menurutnya, juga harus membangun tatanan kenormalan baru yang produktif dan aman dari Covid-19 serta melakukan inovasi. Pelaksanaan pilkada di tengah pandemi Covid-19 diharapkan tetap berjalan demokratis dan menjamin kesehatan seluruh masyarakat. (Baca juga: Muktamar PPP Sebaiknya Digelar Setelah Corona Lenyap ).
Pemerintah, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengedepankan protokol kesehatan dalam semua tahapan pilkada di 270 daerah. Ini perlu kerja sama seluruh stakeholder, masyarakat, dan Kesbangpol di daerah sebagai pelaksana pilkada.
Pilkada serentak kali ini memang dihantui ancaman penyebaran virus Sars Cov-II. Pandemi ini memaksa semua sektor kehidupan di negara mana pun menerapkan kenormalan baru dengan protokol kesehatan ketat. Waktu pilkada serentak telah mengalami gangguan, awal dilaksanakan 23 September dan akhir bergeser ke 9 Desember. "Proses pemilihan kepala daerah harus berjalan guna menghindari ketidakpastian kepemimpinan daerah yang dapat bermuara pada terkendalanya pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
Pemerintah, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengedepankan protokol kesehatan dalam semua tahapan pilkada di 270 daerah. Ini perlu kerja sama seluruh stakeholder, masyarakat, dan Kesbangpol di daerah sebagai pelaksana pilkada.
Pilkada serentak kali ini memang dihantui ancaman penyebaran virus Sars Cov-II. Pandemi ini memaksa semua sektor kehidupan di negara mana pun menerapkan kenormalan baru dengan protokol kesehatan ketat. Waktu pilkada serentak telah mengalami gangguan, awal dilaksanakan 23 September dan akhir bergeser ke 9 Desember. "Proses pemilihan kepala daerah harus berjalan guna menghindari ketidakpastian kepemimpinan daerah yang dapat bermuara pada terkendalanya pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :