Mundur dari Hanura, Gede Pasek Ikuti Jejak Gerry Hukubun dan Ongen Sangaji
Sabtu, 30 Oktober 2021 - 00:08 WIB
Partai Hanura telah ditinggalkan oleh tiga tokoh partai besutan Wiranto itu. Gede Pasek Suardika mengikuti jejak Gerry Habel Hukubun dan Mohamad Ongen Sangaji yang lebih dulu mundur. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) telah ditinggalkan oleh tiga tokoh partai besutan Wiranto itu. Terbaru, Gede Pasek Suardika yang mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Hanura melalui surat yang diunggah di akun Facebook pribadinya, Kamis 28 Oktober 2021.
Surat resmi terkait pengunduran diri Gede Pasek juga telah disampaikan kepada Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang alias OSO. Gede Pasek tidak menyebutkan alasannya mengundurkan diri dari posisi Sekjen Hanura. Ia hanya menyatakan dirinya membutuhkan tempat pengabdian baru untuk mewujudkan ide dan gagasan politiknya secara maksimal. Baca juga: Mundur dari Hanura, Gede Pasek Disebut Bakal Bikin Parpol Baru
Sebelumnya, Politikus Muda Gerry Habel Hukubun sudah lebih dahulu keluar dari Partai Hanura. Ia mengirimkan surat pengunduran dirinya ke DPP Partai Hanura pada 1 Oktober 2021.
Ia menyebutkan alasan mundur dari Partai Hanura karena ingin konsentrasi dengan keluarga dan juga ingin mencoba tantangan baru. Gerry menjelaskan bahwa Hanura sudah menjadi bagian dalam hidupnya selama 13 tahun terakhir.
Surat resmi terkait pengunduran diri Gede Pasek juga telah disampaikan kepada Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang alias OSO. Gede Pasek tidak menyebutkan alasannya mengundurkan diri dari posisi Sekjen Hanura. Ia hanya menyatakan dirinya membutuhkan tempat pengabdian baru untuk mewujudkan ide dan gagasan politiknya secara maksimal. Baca juga: Mundur dari Hanura, Gede Pasek Disebut Bakal Bikin Parpol Baru
Sebelumnya, Politikus Muda Gerry Habel Hukubun sudah lebih dahulu keluar dari Partai Hanura. Ia mengirimkan surat pengunduran dirinya ke DPP Partai Hanura pada 1 Oktober 2021.
Ia menyebutkan alasan mundur dari Partai Hanura karena ingin konsentrasi dengan keluarga dan juga ingin mencoba tantangan baru. Gerry menjelaskan bahwa Hanura sudah menjadi bagian dalam hidupnya selama 13 tahun terakhir.
Lihat Juga :