7 Tahun Kepemimpinan Jokowi, Kualitas Pendidikan Masih Stagnan

Selasa, 26 Oktober 2021 - 20:56 WIB
Kendati demikian, jumlah murid di Indonesia yang dapat masuk ke level pendidikan menengah memang meningkat sejak 2003 hingga 2018. Namun, peningkatan tersebut tidak disertai dengan perbaikan kualitas pendidikan yang diberikan.

Baca juga: Tingkatkan Kualitas Pendidikan Vokasi, Astra Bantu Revitalisasi & Pendampingan Tiga SMK di Surakarta

Nisaaul menandaskan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) perlu melakukan perbaikan kualitas pendidikan secara menyeluruh. Peningkatan jumlah siswa yang memasuki pendidikan menengah harus disertai dengan perbaikan kualitas guru, kurikulum, strategi pedagogi, dan infrastruktur penunjang pendidikan. Langkah tersebut dapat dimulai dengan memperbaiki kualitas Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

“Kemendikbud-Ristek juga perlu bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk segera mewujudkan pemerataan akses internet. Dengan langkah-langkah tersebut, harapannya reformasi sistem pendidikan yang dijanjikan oleh Presiden Jokowi dapat terwujud,” pungkas Nisaaul.

Faorick Pakpahan
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!