Laut China Selatan Memanas, Ini Kekuatan Militer TNI yang Digelar di Natuna

Senin, 25 Oktober 2021 - 09:36 WIB
3. Membangun Stasiun Bantu (Sionban) Kapal Selam di Selat Lampa, Natuna, Kepulauan Riau. Pembangunan stasiun bantu ini untuk mendukung operasional kapal perang tersebut. Pembangunan sionban kapal Selam ini akan didirikan di lahan seluas 1.050 meter persegi, dengan bangunan dua lantai seluas 1.008 meter persegi. Sionban di Natuna akan menampung daya listrik dari PLN sebesar 555 KVA untuk aliran darat dukungan kapal selam.

4. Menempatkan satu kompi marinir di Mako Batalyon Komposit Gardapati, Sepempang, Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau dan menyiagakan tiga kapal fregat atau kapal perang, serta kapal jenis Sea Raider untuk mengejar kapal pelanggar batas wilayah laut.

TNI Angkatan Udara (AU)

1. Menempatkan meriam penangkis udara, satu slide pesawat udara, dan drone serta radar sehingga apa yang terjadi di LSC terpantau dari Jakarta.

2. Membentuk empat satuan baru di Ranai, Kabupaten Natuna untuk memperkuat pertahanan udara. Keempat satuan tersebut yakni, Skadron Udara 52, Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) 475 Paskhas, Denhanud 476 Paskhas, dan Denhanud 477 Paskhas. Satu Denhanud Pasukan Khas TNI AU (Paskhas) berkekuatan sekitar 150 orang personel. Dengan demikian, kekuatan tiga Denhanud baru ini setara dengan satu batalyon Paskhas.



3. Untuk Skandron Udara 52 baru yang berada di bawah Komando Operasi Angkatan Udara (Koopsau) I, TNI AU akan menempatkan pesawat tempur T501 Golden Eagle. Pesawat light attack/fighter trainer jet acft ini merupakan produk bersama Korea dengan Lockheed Martin USA yang terbang pertama pada 2002. Pesawat ini dilengkapi dengan kursi lontar (ejection seat). Pesawat ini didesain sanggup terbang hingga ketinggian 48.000 kaki, dengan kecepatan sampai 1,5 kali kecepatan suara.

Pesawat tempur ini dilengkapi dengan sistem avionik digital, persenjataan dan Radar Warning Receivers (RWR) sehingga mampu mendeteksi keberadaan musuh dari segala arah. Jet tempur T50i Golden Eagle juga bisa dilengkapi dengan persenjataan yang dapat digunakan dalam berbagai misi. Di antaranya AIM-9 Sidewinder, bom MK-82, BDU-33, AGM-65 Maverick, MK-20 Cluster Bomb Unit, dan bom pintar JDAM.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!