Ketua Komisi VIII DPR: Kementerian Agama Milik Seluruh Masyarakat

Minggu, 24 Oktober 2021 - 20:50 WIB
Terkait pernyataan Menag Yaqut, politikus PAN ini berharap segera Tabayyun dan melakukan klarifikasi dengan berkomunikasi. "Kalau pernyataan tersebut membuat polemik, gaduh, sebaiknya diklarifikasi publik. Apalagi di Kementerian Agama ada yang namanya anggaran Moderasi Agama. Jangan ada merasa yang paling benar dan tidak ada yang dipinggirkan. Nanti saya akan coba tanya ke pak menteri," katanya.

Sebelumnya Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini meluruskan ucapan Menag Yaqut Cholil Qoumas yang menyebut Kemenag merupakan hadiah untuk NU. Menurutnya, Kemenag adalah hadiah negara semua agama.

"Kemenag hadiah negara untuk semua agama, bukan hanya untuk NU atau hanya untuk umat Islam," kata Helmy Faishal, Minggu (24/10/2021).

Baca juga: Luruskan Gus Yaqut, Sekjen PBNU: Kemenag Hadiah Negara untuk Semua Agama



Dia mengakui bahwa Nahdlatul Ulama (NU) memiliki andil besar dalam menghapus 7 kata dalam Piagam Jakarta. Namun hal itu bukan berarti NU bisa semena-mena berkuasa atas Kementerian Agama atau pun merasa memiliki hak khusus.

Helmy Faishal menjelaskan, jauh sebelum kemerdekaan Republik Indonesia, NU telah telah meletakkan pesantren sebagai pilar pembentuk karakter mental bangsa yang bertumpu kepada akhlaqul karimah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!