Santri dan Peranannya dalam Ekonomi Indonesia
Senin, 25 Oktober 2021 - 06:31 WIB
Bisa dikatakan pesantren dan santri merupakan arus utama dalam sistem pembangunan manusia yang berkarakter, mandiri, dan inovatif. Dengan kekuatan modal sosial tersebut, tentu tidak sulit bagi pesantren dan santri untuk bisa menjadi pionir dalam memajukan perekonomian rakyat Indonesia, apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini.
Kini, ekonomi Indonesia mulai bergerak membaik, dari sisi konsumsi maupun produksi, seiring dengan terkendalinya pandemi. Pengendalian pandemi berhasil mendorong peningkatan kinerja industri manufaktur dengan cepat. Terkendalinya pandemi terbukti telah berhasil mendorong aktivitas konsumsi di Indonesia. Hasil survei konsumen oleh Bank Indonesia (BI) menunjukkan, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) September 2021 berada di level 95,5, naik dari posisi bulan sebelumnya 77,3.
Kenaikan keyakinan tersebut seiring dengan relaksasi bertahap atas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Konsumen lebih optimistis dengan kondisi ekonomi mendatang, terutama perbaikan pada kegiatan usaha di enam bulan ke depan. Hal ini ditandai dengan kenaikan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) dari level 95,3 pada Agustus 2021 menjadi 118,2.
Selain itu, di sisi produksi, data juga menunjukkanPurchasing Managers Index(PMI) Indonesia pada September 2021 telah mencapai level 52,2 atau kembali ke level ekspansif di atas 50 setelah pada Agustus 2021 berada di level 43,7 dan Juli sebesar 40,1. Tak hanya itu, pencapaian kinerja PMI Indonesia kini juga menjadi salah satu yang terbaik di ASEAN.
Untuk mendukung kembali bergeliatnya perekonomian, pemerintah terus berupaya meningkatkan imunitas masyarakat melalui vaksinasi Covid-19. Keberhasilan program vaksinasi menjadi kunci pemulihan ekonomi di daerah maupun nasional karena akan menunjang pemulihan ekonomi nasional (PEN). Oleh sebab itu pemerataan program vaksinasi menjadi krusial karena perbedaan stok vaksin dapat menyebabkan terjadinya ketimpanganpemulihan ekonomiantardaerah di Indonesia.
Peran Pesantren
Selain percepatan program vaksinasi, percepatan ekonomi juga dapat dicapai dengan memanfaatkan pemberdayaan ekonomi pesantren untuk menciptakan pengusaha muslim di Indonesia. Potensi pemberdayaan ekonomi pesantren bisa lebih dikembangkan untuk memajukan perekonomian masyarakat sekitar.
Kini, ekonomi Indonesia mulai bergerak membaik, dari sisi konsumsi maupun produksi, seiring dengan terkendalinya pandemi. Pengendalian pandemi berhasil mendorong peningkatan kinerja industri manufaktur dengan cepat. Terkendalinya pandemi terbukti telah berhasil mendorong aktivitas konsumsi di Indonesia. Hasil survei konsumen oleh Bank Indonesia (BI) menunjukkan, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) September 2021 berada di level 95,5, naik dari posisi bulan sebelumnya 77,3.
Kenaikan keyakinan tersebut seiring dengan relaksasi bertahap atas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Konsumen lebih optimistis dengan kondisi ekonomi mendatang, terutama perbaikan pada kegiatan usaha di enam bulan ke depan. Hal ini ditandai dengan kenaikan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) dari level 95,3 pada Agustus 2021 menjadi 118,2.
Selain itu, di sisi produksi, data juga menunjukkanPurchasing Managers Index(PMI) Indonesia pada September 2021 telah mencapai level 52,2 atau kembali ke level ekspansif di atas 50 setelah pada Agustus 2021 berada di level 43,7 dan Juli sebesar 40,1. Tak hanya itu, pencapaian kinerja PMI Indonesia kini juga menjadi salah satu yang terbaik di ASEAN.
Untuk mendukung kembali bergeliatnya perekonomian, pemerintah terus berupaya meningkatkan imunitas masyarakat melalui vaksinasi Covid-19. Keberhasilan program vaksinasi menjadi kunci pemulihan ekonomi di daerah maupun nasional karena akan menunjang pemulihan ekonomi nasional (PEN). Oleh sebab itu pemerataan program vaksinasi menjadi krusial karena perbedaan stok vaksin dapat menyebabkan terjadinya ketimpanganpemulihan ekonomiantardaerah di Indonesia.
Peran Pesantren
Selain percepatan program vaksinasi, percepatan ekonomi juga dapat dicapai dengan memanfaatkan pemberdayaan ekonomi pesantren untuk menciptakan pengusaha muslim di Indonesia. Potensi pemberdayaan ekonomi pesantren bisa lebih dikembangkan untuk memajukan perekonomian masyarakat sekitar.
Lihat Juga :