Jelang Peringatan Hari Pahlawan, Mensos Ziarah ke Makam Cut Nyak Dhien di Sumedang

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 06:06 WIB
"Beliau tidak mau menyerah. Meskipun sudah lemah dan pandangannya terganggu. Tetap berjuang dari dalam hutan. Kita meraih kemerdekaan dengan berjuang melawan penjajah. Ada beberapa bangsa yang kemerdekaannya diberi oleh penjajah. Kita harus bangga," tuturnya.

Dia ingin generasi muda yang tidak merasakan perjuangan fisik meraih kemerdekaan, agar mengenang, menghargai, dan meneladani perjuangan para pahlawan. Dia menekankan pentingnya generasi saat ini paham kemerdekaan saat ini ditempuh dengan perjuangan yang luar biasa berat dan panjang oleh para pahlawan, salah satunya Cut Nyak Dhien.

Sikap menghargai dan meneladani perjuangan para pahlawan bisa tumbuh bila mereka mengetahui dan memahai jalannya sejarah terlebih dulu. "Saya saja enggak tahu detil mengapa Cut Nyak Dhien dimakamkan di sini. Apalagi anak-anak sekarang," katanya.

Oleh karena itu, dia tengah memikirkan, suatu konsep kegiatan atau program yang bisa mewadahi kebutuhan tersebut. Mensos berencana mengajak perwakilan kelompok generasi muda berziarah ke taman makam pahlawan nasional secara bergantian setiap tahun. Dalam program tersebut, dimungkinkan keterlibatan Karang Taruna sebagai perwakilan kelompok muda.

Mensos juga merima masukan tentang rencana pemerintah daerah melakukan penataan kompleks makam Cut Nyak Dhien. Terkait rencana Pemerintah Daerah membuat master plan penataan kawasan makam, pada dasarnya Kemensos mendukung bila semangatnya untuk menghargai jasa para pahlawan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!