Apresiasi Kiprah LaNyalla, FKSI Setuju Peran DPD RI Diperkuat
Kamis, 21 Oktober 2021 - 18:39 WIB
"Kami tahu persis bagaimana kepedulian Bapak dengan pondok pesantren. Bapak juga begitu dekat dengan ulama dan habib. Maka, saat kami sowan ke para kiai kami juga diminta oleh para Beliau-beliau untuk menemui Bapak, berdiskusi dan meminta petuah dari Bapak," kata Natsir.
Natsir mengakui bahwa peran DPD RI perlu diperkuat. FKSI, kata Natsir, mendorong dan mendukung hal tersebut. "Kami sependapat agar peran DPD RI diperkuat. Kami juga akan mendorong hal tersebut. Kami pernah membahas persoalan ini dalam seminar khusus mengenai penguatan peran dan fungsi DPD RI," tuturnya.
Ketika peran DPD RI diperkuat, Natsir optimistis fungsi kontrol akan semakin kuat. "Sehingga DPD RI yang murni memperjuangkan aspirasi daerah akan semakin maksimal dalam melakukan kontrol dan memperjuangkan hak masyarakat. Maka, kami juga mendukung amendemen ke-5 Konstitusi," ujarnya.
Natsir berharap santri dapat menjelma menjadi kekuatan baru bagi pembangunan bangsa ke depan. "Di Indonesia ini ada 18 ribu lebih pesantren dengan jumlah 4 juta santri. Jika ditambah dengan para alumni maka jumlahnya menjadi 18 juta lebih. Tentu ini adalah kekuatan luar biasa jika dapat dimaksimalkan dalam membangun bangsa," kata Natsir.
Arah dukungan itu akan diperkuat dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) FKSI yang akan diikuti 15 ribu anggota.
Baca juga: LaNyalla: Falsafah Ajaran PSHT Sejalan dengan Cita-cita Pendiri Bangsa
Natsir mengakui bahwa peran DPD RI perlu diperkuat. FKSI, kata Natsir, mendorong dan mendukung hal tersebut. "Kami sependapat agar peran DPD RI diperkuat. Kami juga akan mendorong hal tersebut. Kami pernah membahas persoalan ini dalam seminar khusus mengenai penguatan peran dan fungsi DPD RI," tuturnya.
Ketika peran DPD RI diperkuat, Natsir optimistis fungsi kontrol akan semakin kuat. "Sehingga DPD RI yang murni memperjuangkan aspirasi daerah akan semakin maksimal dalam melakukan kontrol dan memperjuangkan hak masyarakat. Maka, kami juga mendukung amendemen ke-5 Konstitusi," ujarnya.
Natsir berharap santri dapat menjelma menjadi kekuatan baru bagi pembangunan bangsa ke depan. "Di Indonesia ini ada 18 ribu lebih pesantren dengan jumlah 4 juta santri. Jika ditambah dengan para alumni maka jumlahnya menjadi 18 juta lebih. Tentu ini adalah kekuatan luar biasa jika dapat dimaksimalkan dalam membangun bangsa," kata Natsir.
Arah dukungan itu akan diperkuat dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) FKSI yang akan diikuti 15 ribu anggota.
Baca juga: LaNyalla: Falsafah Ajaran PSHT Sejalan dengan Cita-cita Pendiri Bangsa
Lihat Juga :