Ini Tempat Terakhir di Dunia, di Mana Gajah, Badak, Orangutan dan Harimau Hidup Bersama
Kamis, 14 Oktober 2021 - 09:08 WIB
Dikutip dari website gunungleuser.co.id, secara administrasi pemerintahan, kawasan TNGL terletak di dua provinsi, yaitu provinsi Aceh (meliputi kabupaten Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Tenggara dan Gayo Lues) dan provinsi Sumatera Utara (meliputi kabupaten Langkat dan Karo).
Sejarah panjang kawasan TN Gunung Leuser dimulai sejak 1920-an, zaman pemerintah kolonial Belanda. Pada 6 Maret 1980, pemerintah Indonesia meresmikan 5 kawasan suaka alam (termasuk TN Gunung Leuser) sebagai Taman Nasional melalui SK Menteri Pertanian Nomor 811/Kpts/Um/II/1980.
baca juga: Menteri KLHK: Karhutla Sumbang Emisi Gas Rumah Kaca Terbesar di Indonesia
Beberapa gelar atau status nasional maupun internasional pun disandang TN Gunung Leuser yaitu Cagar Biosfer (1980), Asean Heritage Park (1984), Tropical Rainforest Heritage of Sumatera (Warisan Dunia) (2004), dan Kawasan Lindung Nasional (2008).
Secara geografis, kawasan TN Gunung Leuser membentang pada koordinat 96º 35” – 98º 30” Bujur Timur dan 2º 50” – 4º 10” Lintang Utara. Kondisi topografi mulai dari daerah pantai (0 mdpl) hingga daerah pegunungan (≥3000 mdpl). Hampir 80% dari luas kawasan memiliki kemiringan di atas 40%.
baca juga: Lucunya Bayi Gajah Sumatera yang Lahir di Taman Nasional Gunung Leuser
Sejarah panjang kawasan TN Gunung Leuser dimulai sejak 1920-an, zaman pemerintah kolonial Belanda. Pada 6 Maret 1980, pemerintah Indonesia meresmikan 5 kawasan suaka alam (termasuk TN Gunung Leuser) sebagai Taman Nasional melalui SK Menteri Pertanian Nomor 811/Kpts/Um/II/1980.
baca juga: Menteri KLHK: Karhutla Sumbang Emisi Gas Rumah Kaca Terbesar di Indonesia
Beberapa gelar atau status nasional maupun internasional pun disandang TN Gunung Leuser yaitu Cagar Biosfer (1980), Asean Heritage Park (1984), Tropical Rainforest Heritage of Sumatera (Warisan Dunia) (2004), dan Kawasan Lindung Nasional (2008).
Secara geografis, kawasan TN Gunung Leuser membentang pada koordinat 96º 35” – 98º 30” Bujur Timur dan 2º 50” – 4º 10” Lintang Utara. Kondisi topografi mulai dari daerah pantai (0 mdpl) hingga daerah pegunungan (≥3000 mdpl). Hampir 80% dari luas kawasan memiliki kemiringan di atas 40%.
baca juga: Lucunya Bayi Gajah Sumatera yang Lahir di Taman Nasional Gunung Leuser
Lihat Juga :