Semangat Sehat dan Kreatif Seorang Guru di Kalimantan
Rabu, 13 Oktober 2021 - 08:57 WIB
Semangatnya tak terbendung, hanya sehari setelah hasil tes Covid-19 keluar, dirinya langsung kembali melakukan persiapan seleksi nasional. Dibantu dengan kedua anak tertuanya, ia membuat video ajar yang memang menjadi syarat dalam mengikuti seleksi nasional Kontes Kreativitas Guru Pembelajaran Online.
Yosrin Tamangkoa, guru SMKN 16 Samarinda melakukan praktek mengajar online.
Hari seleksi nasional tiba, ia sadar bahwa dirinya baru saja sembuh. Namun, semangatnya dalam mendidik seolah mengalahkan semua ujian yang ia lalui. Dukungan dari rekan sesama guru maupun murid-muridnya selalu berdatangan. Hal ini menjadi energi yang membuatnya semakin optimis. Semangat dan dedikasi tinggi ini akhirnya mengantarkan Yosrin berhasil meraih juara ketiga Kontes Kreativitas Guru Pembelajaran Online AHM.
“Jujur saya masih tidak menyangka dengan pencapaian ini. Saya sangat bersyukur mendapatkan apresiasi ini, apalagi jika mengingat hal yang saya lalui jelang seleksi nasional. Keluarga serta semangat dari rekan-rekan guru dan murid telah menjadi motivasi besar untuk saya. Perjalanan mengikuti kontes ini tidak hanya meningkatkan semangat dalam mendidik, namun juga menjadi pelajaran hidup yang berharga,” kata Yosrin.
Bersaing dengan Ribuan Guru
Yosrin Tamangkoa, guru SMKN 16 Samarinda melakukan praktek mengajar online.
Hari seleksi nasional tiba, ia sadar bahwa dirinya baru saja sembuh. Namun, semangatnya dalam mendidik seolah mengalahkan semua ujian yang ia lalui. Dukungan dari rekan sesama guru maupun murid-muridnya selalu berdatangan. Hal ini menjadi energi yang membuatnya semakin optimis. Semangat dan dedikasi tinggi ini akhirnya mengantarkan Yosrin berhasil meraih juara ketiga Kontes Kreativitas Guru Pembelajaran Online AHM.
“Jujur saya masih tidak menyangka dengan pencapaian ini. Saya sangat bersyukur mendapatkan apresiasi ini, apalagi jika mengingat hal yang saya lalui jelang seleksi nasional. Keluarga serta semangat dari rekan-rekan guru dan murid telah menjadi motivasi besar untuk saya. Perjalanan mengikuti kontes ini tidak hanya meningkatkan semangat dalam mendidik, namun juga menjadi pelajaran hidup yang berharga,” kata Yosrin.
Bersaing dengan Ribuan Guru
Lihat Juga :