Cak Harun Si Raja OTT Fokus Urus Pesantren Usai Dipecat KPK
Selasa, 12 Oktober 2021 - 18:06 WIB
Aulia menceritakan Cak Harun lahir dan besar di lingkungan Pesantren Nahdlatul Ulama (NU) daerah Madura. Karenanya, Cak Harun memilih mendirikan sebuah pesantren yang beralamat lengkap di Perum Bukit Kayumanis Blok O Nomor 2, Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
"Harun, biasa dipanggil 'Cak Harun' atau 'Ustad Harun' lahir dan besar di lingkungan pesantren NU di Madura. Hal itu pulalah yang mendorong Harun mendirikan pesantren dari menyisihkan penghasilannya, sekaligus mengajar mengaji untuk anak-anak di sekitar rumahnya di kawasan Bogor," bebernya.
Di KPK, Harun dikenal sebagai Raja Operasi Tangkap Tangan (OTT). Sebab, ia kerap menangkap pejabat negara saat melakukan kegiatan korupsi. Adapun, julukan 'Raja OTT' itu ia dapatkan saat Firli Bahuri menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK pada tahun 2018.
Di tahun itu, KPK melakukan sebanyak 29 OTT. Operasi senyap tersebut paling banyak sepanjang sejarah sejak KPK berdiri. Kepala daerah, penegak hukum, anggota dewan, pejabat pajak, hingga kepala lapas turut ditangkap dalam OTT tahun tersebut.
Menurut Aulia, Harun memang sangat aktif dan produktif selama berkerja di KPK. Aulia yang merupakan junior Harun Al Rasyid, sering melihat Sang Raja OTT aktif dalam menyelidiki perkara, mengurus masjid, hingga disempatkannya menulis buku.
"Harun, biasa dipanggil 'Cak Harun' atau 'Ustad Harun' lahir dan besar di lingkungan pesantren NU di Madura. Hal itu pulalah yang mendorong Harun mendirikan pesantren dari menyisihkan penghasilannya, sekaligus mengajar mengaji untuk anak-anak di sekitar rumahnya di kawasan Bogor," bebernya.
Di KPK, Harun dikenal sebagai Raja Operasi Tangkap Tangan (OTT). Sebab, ia kerap menangkap pejabat negara saat melakukan kegiatan korupsi. Adapun, julukan 'Raja OTT' itu ia dapatkan saat Firli Bahuri menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK pada tahun 2018.
Di tahun itu, KPK melakukan sebanyak 29 OTT. Operasi senyap tersebut paling banyak sepanjang sejarah sejak KPK berdiri. Kepala daerah, penegak hukum, anggota dewan, pejabat pajak, hingga kepala lapas turut ditangkap dalam OTT tahun tersebut.
Menurut Aulia, Harun memang sangat aktif dan produktif selama berkerja di KPK. Aulia yang merupakan junior Harun Al Rasyid, sering melihat Sang Raja OTT aktif dalam menyelidiki perkara, mengurus masjid, hingga disempatkannya menulis buku.
Lihat Juga :