Jarang Terungkap, Begini Detik-detik SBY Gagal Jadi KSAD

Senin, 11 Oktober 2021 - 05:45 WIB
Tetapi, kata Wiranto, Presiden tak mau menanggapi alasan yang disodorkan. Bahkan upayanya untuk meyakinkan Gus Dur selama tiga hari terkait usulan SBY menjabat KSAD itu tetap mental.

Atas penolakan tersebut, Wiranto menyampaikan kepada Wakil Panglima TNI Widodo AS dan SBY. Wiranto menyebut siap mundur dari posisi Menko Polkam seandainya Gus Dur tetap tak menyetujui. SBY yang mendengar kehendak tersebut meminta Wiranto agar tak berkorban sejauh itu.

Setelah tiga hari tanpa hasil, pada pertemuan terakhir Wiranto kembali mengatakan kepada Gus Dur bagaimana orang yang sudah sangat lama menyandang pangkat bintang tiga dan dinilai paling pantas untuk menjabat KSAD tapi ternyata tidak diangkat?

Jika kemudian KSAD akhirnya dipilih orang lebih muda, kata dia, bagaimana dengan SBY sebagai Pati senior? Di sisi lain KSAD merupakan jabatan strategis untuk bintang empat.

“Akan tetapi dengan enteng Presiden menjawab, ‘Ya kasih saja bintang empat.’ Saya jelaskan bintang empat itu sangat terbatas, hanya untuk jabatan Panglima TNI, Wakil Panglima, dan Kepala Staf Angkatan,” ucap Wiranto.

Apa kata Gus Dur? “Kalau begitu, ya carikan saja jabatan,” ucap cucu Pendiri NU Hadratusyaik Hasyim Asyari itu ditirukan Wiranto.

Dalam situasi itu, Wiranto lantas teringat posisi menteri. Jenderal lulusan AMN 1968 ini mengusulkan kepada Gus Dur jika orang terbaik tidak bisa menjadi KSAD, sebaiknya diberikan jabatan menteri. Dalam hal ini, Menteri Pertambangan dan Energi.

Gus Dur setuju dengan usulan tersebut. Namun itu belum selesai. Wiranto perlu menanyakan kepada SBY.

“Saya masih ingat betul, Letjen Susilo Bambang Yudhoyono terhenyak kaget, belum dapat memberikan jawaban langsung. Ia ingin merundingkannya terlebih dahulu dengan keluarga,” tutur jenderal yang selalu berpenampilan rapi ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!