Buka Munas-Konbes NU 2021, Wapres Ma'ruf Amin Ingatkan Adanya Tantangan Besar
Sabtu, 25 September 2021 - 18:38 WIB
“Banyak organisasi lain yang terpecah menjadi dua, bahkan lebih. Keutuhan ini tentu berkat dari perilaku dan sikap para tokoh NU, para ulama yang lebih mementingkan kepentingan yang lebih besar daripada kepentingan pribadinya. Maslahat NU jauh lebih besar. Ini merupakan inayah (pertolongan), himayah rabbaniyah, perlindungan Allah yang kita syukuri,” tutur Ma’ruf.
Ma’ruf menerangkan NU memiliki peranan yang besar kepada bangsa dan negara. Menurutnya, NU sudah berhasil menanamkan sikap Islam yang rahmatan lil alamin.
“Sikap Islam yang menjadi mainstream dari kehidupan keagamaan di Indonesia. Ini juga upaya yang patut kita syukuri. Partisipasi NU dengan semangat hubbul wathan minal iman dan semangat tasamuh (toleransi) yang dikembangkan juga berperan besar demi menjaga keutuhan bangsa dan negara. Ini diakui oleh banyak pihak,” ucapnya.
Ma’ruf menuturkan bahwa NU memiliki pengaruh yang besar dalam menciptakan perdamaian dan mambangun moralitas. Baca juga: Wapres Sebut Upaya Penurunan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2021 Paling Berat
“Prinsip-prinsip ini sekarang diperlukan ketika dunia masih banyak terjadi konflik di mana-mana dan belum bisa teratasi, baik melalui jalur-jalur diplomasi politik. Juga pendekatan moralitas dan kemanusiaan mungkin juga bisa diperankan oleh NU di masa yang akan datang,” tuturnya.
Ma’ruf menerangkan NU memiliki peranan yang besar kepada bangsa dan negara. Menurutnya, NU sudah berhasil menanamkan sikap Islam yang rahmatan lil alamin.
“Sikap Islam yang menjadi mainstream dari kehidupan keagamaan di Indonesia. Ini juga upaya yang patut kita syukuri. Partisipasi NU dengan semangat hubbul wathan minal iman dan semangat tasamuh (toleransi) yang dikembangkan juga berperan besar demi menjaga keutuhan bangsa dan negara. Ini diakui oleh banyak pihak,” ucapnya.
Ma’ruf menuturkan bahwa NU memiliki pengaruh yang besar dalam menciptakan perdamaian dan mambangun moralitas. Baca juga: Wapres Sebut Upaya Penurunan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2021 Paling Berat
“Prinsip-prinsip ini sekarang diperlukan ketika dunia masih banyak terjadi konflik di mana-mana dan belum bisa teratasi, baik melalui jalur-jalur diplomasi politik. Juga pendekatan moralitas dan kemanusiaan mungkin juga bisa diperankan oleh NU di masa yang akan datang,” tuturnya.
(kri)
Lihat Juga :