Temuan Klaster Baru Covid-19 di Sekolah, Kemenkes Ingatkan Prokes yang Benar
Kamis, 23 September 2021 - 09:43 WIB
Seniman Aku Badut Indonesia (ABI) memberikan edukasi mencuci tangan kepada siswa di SDN 03 Citayam, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (6/9/2021). FOTO/ANTARA/Asprilla Dwi Adha
JAKARTA - Pemerintah telah mengizinkan pembukaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di sekolah pada daerah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1, 2, dan 3. Namun berdasarkan catatan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) per 20 September 2021, dari 46.500 sekolah yang melaksanakan PTM, 2,8% atau 1.296 di antaranya melaporkan klaster Covid-19 .
Merespons hal ini, Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, sekolah harus mengambil pelajaran dari temuan klaster tersebut. "Perlu kerja sama yang baik antara pihak sekolah, orang tua dan siswa. Protokol kesehatan sangat penting ditegakkan untuk menghindari penularan di komunitas termasuk sekolah," katanya dalam keterangan resminya dikutip, Kamis (23/9/2021).
Nadia mengingatkan beberapa hal yang harus diperhatikan di sekolah adalah cara menerapkan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak minimal satu meter, memakai masker, dan memastikan siswa mencuci tangan dengan sabun dan air secara teratur.
Baca juga: Klaster Sekolah Muncul di Tasikmalaya, 20 Siswa dan Guru Positif COVID-19
Merespons hal ini, Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, sekolah harus mengambil pelajaran dari temuan klaster tersebut. "Perlu kerja sama yang baik antara pihak sekolah, orang tua dan siswa. Protokol kesehatan sangat penting ditegakkan untuk menghindari penularan di komunitas termasuk sekolah," katanya dalam keterangan resminya dikutip, Kamis (23/9/2021).
Nadia mengingatkan beberapa hal yang harus diperhatikan di sekolah adalah cara menerapkan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak minimal satu meter, memakai masker, dan memastikan siswa mencuci tangan dengan sabun dan air secara teratur.
Baca juga: Klaster Sekolah Muncul di Tasikmalaya, 20 Siswa dan Guru Positif COVID-19
Lihat Juga :