Kamp Plantungan, Penjara Perempuan Simpatisan Gerwani
Kamis, 23 September 2021 - 05:24 WIB
Masa penahanan para tapol di Kamp Plantungan berakhir setelah Palang Merah Internasional mendesak pemerintah Indonesia mengembalikan para tahanan politik ke masyarakat. Pada 1975, pemerintahan Soeharto mulai membebaskan mereka. Sedangkan, 45 tahanan yang digolongkan berideologi komunis kuat selanjutnya direlokasi ke "inrehab" Bulu, Semarang, pada 1976. Tiga di antaranya, dokter Sumiyarsi, Mia Bustam, juga wartawan Istana, Roswati. Sedangkan, tahanan lainnya resmi meninggalkan Plantungan pada 1978-1979.
Kini Kamp Plantungan sudah berubah, tak ada lagi bangunan blok tahanan tapol perempuan. Pascabanjir bandang yang memporak-porandakan Kamp Plantungan pada 1990 silam. Pemerintah kemudian mengalihfungsikan kawasan tersebut sebagai tempat wisata pada 2000 yang kini dikenal dengan sebutan Bumi Perkemahan Jodipati Plantungan.
Sumber:
Wikipedia
Balairung Press UGM
Diolah dari berbagai sumber
Kini Kamp Plantungan sudah berubah, tak ada lagi bangunan blok tahanan tapol perempuan. Pascabanjir bandang yang memporak-porandakan Kamp Plantungan pada 1990 silam. Pemerintah kemudian mengalihfungsikan kawasan tersebut sebagai tempat wisata pada 2000 yang kini dikenal dengan sebutan Bumi Perkemahan Jodipati Plantungan.
Sumber:
Wikipedia
Balairung Press UGM
Diolah dari berbagai sumber
(cip)
Lihat Juga :