Tren Positif Penurunan Kasus Covid-19 dan Angka Kematian Terus Berlanjut
Rabu, 22 September 2021 - 19:04 WIB
Jubir Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi mengatakan tren penurunan kasus dan angka kematian di Indonesia terus berlanjut. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Juru Bicara (Jubir) Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) , Siti Nadia Tarmizi mengatakan tren penurunan kasus dan angka kematian di Indonesia terus berlanjut.
"Tren positif penurunan kasus Covid-19 diikuti Indonesia dan juga angka kematian terus berlanjut. Tentunya ini menjadi berita yang baik untuk kita semua. Secara nasional terjadi penurunan kasus mingguan sebanyak 40% dan penurunan angka kematian sebesar 48% jika dibandingkan pada minggu sebelumnya," ujar Nadia dalam siaran pers virtual, Rabu (22/9/2021). Baca juga: Kemenkes: Positivity Rate Mingguan Nasional Sudah Capai 1,9%
Menurut Nadia, memang masih ada beberapa provinsi yang mencatatkan angka kematian relatif tinggi. "Namun, masih ada beberapa provinsi yang masih mencatatkan insidensi dan angka kematian yang relatif tinggi yaitu Provinsi Kaltara dan Bangka Belitung," jelasnya.
Kemudian, Nadia turut menyampaikan terima kasih atas kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam upaya pengendalian pandemi Covid-19.
"Tren positif penurunan kasus Covid-19 diikuti Indonesia dan juga angka kematian terus berlanjut. Tentunya ini menjadi berita yang baik untuk kita semua. Secara nasional terjadi penurunan kasus mingguan sebanyak 40% dan penurunan angka kematian sebesar 48% jika dibandingkan pada minggu sebelumnya," ujar Nadia dalam siaran pers virtual, Rabu (22/9/2021). Baca juga: Kemenkes: Positivity Rate Mingguan Nasional Sudah Capai 1,9%
Menurut Nadia, memang masih ada beberapa provinsi yang mencatatkan angka kematian relatif tinggi. "Namun, masih ada beberapa provinsi yang masih mencatatkan insidensi dan angka kematian yang relatif tinggi yaitu Provinsi Kaltara dan Bangka Belitung," jelasnya.
Kemudian, Nadia turut menyampaikan terima kasih atas kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam upaya pengendalian pandemi Covid-19.
Lihat Juga :